www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Kamis, 11 Agustus 2011

BUKAN HANYA PAJANGAN


SURABAYA sebenarnya boleh berbangga. Kota Pahlawan telah memiliki stadion baru, Gelora Bung Tomo, yang jauh lebih megah dari stadion lama, Gelora 10 Nopember. Gelora 10 Nopember, mungkin, sudah dianggap kurang representatif. Selain bangunannya yang sudah termasuk uzur karena dibangun pada 1960-an sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 1969, stadion tersebut berada di tengah kawasan pemikiman yang padat. Ini sangat berisiko jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Dan ini pernah terjadi dan membuat pihak keamanan membuat penjagaan ketat kepada lingkungan sekitar.
Sementara, Gelora Bung Tomo termasuk stadion modern. Stadion yang dibangun 2008 tersebut mempunyai 55 ribu tempat duduk atau 15 ribu lebih banyak dibandingkan Gelora 10 Nopember. Sayang, stadion yang pembangunannya memakan biaya miliaran rupiah tersebut masih belum banyak dipakai.
Even yang paling besar hanya pertandingan ekshibisi antara Garuda Merah versus Garuda Putih pada 7 Agustus 2010. Sementara, untuk pertandingan resmi, belum pernah. Keinginan Persebaya untuk berlaga di sana hanya sebatas wacana dan belum pernah direalisasikan. Sempat tersiar Persebaya 1927 bakal menjamu Persibo Bojonegoro, eh akhirnya batal juga.
Memang tak dipungkiri, lokasi Gelora Bung Tomo cukup jauh dan butuh perjuangan ekstra untuk menjangkaunya. Bahkan, bus besar pun bakal susah masuk karena jembatan tol yang melintas di atas jalan menuju Gelora Bung Tomo kurang tinggi.
Itu juga belum selesai. Jika hujan deras, tak menutup kemungkinan jalanan bakal tertutup air yang meluap dari Kali Lamong, yang lokasinya tidak jauh dari Gelora Bung Tomo. Jika tak banjir pun, jalanan yang dilewati masih kurang memadai. Dua mobil yang bertemu, salah satunya harus mengalah lebih ke pinggir. Tentu, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Surabaya,selaku pemilik Gelora Bung Tomo serta kawasan Surabaya Sport Centre (SSC).
Meski, sebenarnya, lapangan Gelora Bung Tomo termasuk jempolan. Penulis yang pernah merasakan bermain di tempat tersebut mengakuinya. Petugas yang berada di sana pun tak henti-hentinya menjaga kondisi lapangan serta pra sarana yang ada di dalamnya.
Gelora Bung Tomo memiliki 21 pintu masuk di sekeliling stadion. Masing-masing pintu memiliki dua akses menuju ke tribun. Banyaknya akses itu, dirancang agar gerak penonton bisa lebih leluasa dan nyaman, pintu masuk dibuat berkelok-kelok seperti ular agar penonton tertib saat memasuki stadiun serta melewati sebuah ruangan khusus yang menjadi tempat “screening” atau tempat pemeriksaan barang bawaan.
Fasilitas penting lain yang ada adalah toilet. Lokasinya pun tidak jauh dari tempat duduk penonton. Toilet itu merata di beberapa penjuru stadion. Hal ini akan mempermudah bagi penonton.
Tentu sangat sayang jika Gelora Bung Tomo hanya jadi pajangan. Pembangunan yang menelan miliran rupiah bisa tidak ada artinya. (*)

Tentang Gelora Bung Tomo
Lokasi: Benowo, Pakal, Surabaya Barat
Panjang, 281,51 meter
Lebar, 203,67 meter
Tinggi, 43,22 meter
Kapasitas 55 ribu
*Catatan ini dibuat di Surabaya 11 Agustus 2011

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com