www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Kamis, 25 Agustus 2011

GELORA DELTA SAAT MALAM AGUSTUS


GELORA Delta Sidoarjo mulai dikenal sejak 2000. Itu terjadi saat tempat tersebut dipercaya sebagai pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2000.
Namanya mulai sering didengar setelah Kota Udang,julukan Sidoarjo,jadi kandang tim peserta Liga Indonesia Gelora Dewata Bali. Karena pindah kandang, klub yang dimiliki H.Mislan tersebut pun berganti nama menjadi Gelora Putra Delta yang disingkat menjadi GPD.
Nama ini pun tak bertahan lama dan kembali berganti menjadi Delta Putra Sidoarjo (Delta) setelah dikelola Pemkab Sidoarjo. Stadion pun selalu didatangi penonton yang akhirnya membentuk kelompok suporter dengan nama Deltamania.
Setiap tamu yang dating ke Gelora Delta sempat memuji kondisi lapangannya. Rumputnya yang hijau dan fasilitas pendukungnya memang harus diakui jempol. Apalagi, di sekeliling lapangan, ada lintasan atletik yang diperkirakan harganya bisa mencapai miliran rupiah.
Sayang, seiring waktu, kondisi Gelora Delta Sidoarjo bukannya semakin membaik tapi malah sebaliknya. Rumput yang dulunya terlihat hijau kini mulai menguning.
Saat siaran langsung pertandingan Divisi Utama ataupun Indonesia Super League (ISL), lapangan Gelora Delta Sidoarjo terlihat bergelombang. Padahal, untuk membangun stadion yang berada di tengah Kota Udang, julukan Sidoarjo, memakan uang yang tidak sedikit. Miliaran rupiah sudah tersedot di dalamnya.
Bahkan, Gelora Delta sempat mengalami rusak parah saat laga GPD melawan Arema. Suporter yang bertikai merusak beberapa fasilitas stadion.
Terakhir, saat saya datang ke Gelora Delta pada pertengahan Agustus 2011. Saat itu, kondisi lapangan lagi tak terbentuk. Alasannya, lapangan tengah direnovasi sebagai persiapan Deltras menghadapi musim 2011-2012. Tanah di tengah lapangan diaduk-aduk agar nantinya penyerapan air bisa berlangsung bagus. Rencananya, lapangan baru bisa dipakai pada Desember 2011. Ini artinya Gelora Delta belum bisa dilaksanakan pada kompetisi 2011-2012 dimulai. Ini disebabkan kompetisi yang rencananya memakai nama Liga Pro tersebut sudah bergulir pada 8 Oktober.
Selain lapangan, atap gelora delta juga direnovasi. Kondisi Gelora Delta di dalam memang tak beraturan. Kalau di luar? Tak jauh beda. Hanya, kalau di luar bukan bagian dari Deltras menghadapi kompetisi.
Jika kita datang le Gelora Delta setiap malam, kita pasti akan geleng-geleng kepala. Kita tak menyangka sedang berada di kawasan olahraga. Kita seperti berada di tengah pasar.
Ya, kalau malam, kawasan Gelora Delta memang dipenuhi pedagang kaki lima (PKL). Mereka merupakan pindahan dari Alun-Alun Sidoarjo yang kena penertiban. Dari pedagang makanan, kaos, hingga mainan anak-anak. Saya pun tak membayangkan jika nantinya lapangan sudah bisa dipakai Deltras bertanding di kompetisi dan dilaksanakan malam hari. Bisa-bisa bakal ruwet dan tak menutup kemungkinan terjadi keributan. Semoga saja prediksi saya tak terjadi. (*)


*Tulisan ini dibuat pada 25 Agustus 2011

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com