www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 26 Agustus 2011

HOBI YANG HABISKAN MILIARAN RUPIAH


SOSOK ini bisa dikatakan misterius. Dia sudah dua puluh tahun terjun di sepak bola. Tapi, dia juga tak mau sering muncul di permukaan. Beda dengan orang yang lain yang lebih suka disanjung dan gila publikasi.
Ya, dia adalah Michael Pranyoto Sanjaya. Dia lebih senang berkutat dengan klub binaannya, Suryanaga, anggota internal Persebaya Surabaya.
“Ngapain ditonjol-tonjolkan. Sepak bola sudah menjadi hobi bagi saya,” kata Michael saat ditemui.
Padahal, selama menangani sepak bola, dia sudah miliaran rupiah keluar dari kantongnya. Tapi, dia tak mengambil satu sen pun uang dari kiprahnya di Suryanaga.
Alasannya, dia sudah mempunyai penghasilan yang sangat besar yakni bisnis kayu. Menurutnya, bisnis tersebut bisa menghasilkan miliran rupiah setiap bulannya. Apalagi, dia mempunyai dua pabrik di Gresik dan Samarinda.
Pabriknya di Gresik termasuk luas. Bisa jadi empat kali lapangan bola. Hanya, dengan gayanya yang khas, pria yang tetap merasaikan usianya tersebut menegaskan pabriknya di Samarinda, Kalimantan Timur, empat kali lebih luas. Itu artinya, luasnya delapan kali lapangan bola. Wow..
Bahkan, bisnis yang penghasilannya bisa puluhan juta yakni ikan koi tetap dianggapnya sebagai hobi. Dari ikan koi saja, sekarang Michael bisa menghidupi Suryanaga. Padahal, pemain yang dibinanya puluhan dan setiap hari harus memberi mereka makan dan uang saku tiap bulan plus bonus kalau menang dalam pertandingan internal. Hebatnya lagi, dia tak hanya mengelola Suryanaga.
Ada satu klub lagi yang harus dibinanya yakni Setia Naga Kuning. Dedikasi Michael kepada sepak bola pun telah melahirkan pemain-pemain papan atas di pentas sepak bola Indonesia. Sebut saja Supaham, penyerang senior yang pernah membela Persebaya, Persija Jakarta, dan Persita Tangerang. Ada juga Ronny Firmansyah, gelandang elegan yang berbaju Arema Indonesia. Kini,hampir separo klub level I dan II terdapat pemain binaan Michael.
“Kalau saya ambil uang dari mereka, kekayaan saya pasti bertumpuk. Saya hanya niat membantu anak-anak bisa hidup lebih baik,” ungkap Michel.
Dia pun tak tahu kapan akan pensiun. Baginya, meski hobi, sepak bola susah dilepaskan dari kehidupannya. (*)

Tulisan ini dibuat di Surabaya pada 26 Agustus 2011

1 comments:

syamsudin stopper mengatakan...

Beliau salah satu orang yang berjasa bagi kehidupan alumni suryanaga ...

14 November 2015 15.22

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com