www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Kamis, 08 September 2011

SEMMUEL PETER KAYADU, EKSIS DI ATAS 40 TAHUN

Tidak mudah untuk terus eksis sebagai pemain di kerasnya kompetisi sepak bola. Apalagi jika usia sudah di atas 40 tahun. Tetapi, Semmuel Peter Kayadu yang akrab disapa Semmy Peter bisa melakukannya.
--

BANYAK pemain muda yang berkecimpung di sepak bola Indonesia. Kemampuan mereka pun tak perlu lagi diragukan. Apalagi, para pemain tersebut mempunyai stamina kuat karena usia yang masih muda.
Tetapi, itu tak membuat Semmuel Peter Kayadu gentar. Dia tetap berani bersaing. Meskipun, usia pemain yang akrab disapa Semmy Peter tersebut sudah lebih dari 40 tahun.
”Tahun ini usia saya sudah 42 tahun. Tapi, stamina dan kemampuan saya tak kalah oleh pemain muda,” kata Semmy saat ditemui di kawasan Wage, Sidoarjo, Selasa lalu (6/9).
Ya, Semmy mengorbit di sepak bola Indonesia sejak akhir 1980-an. Pada usia 18 tahun, lelaki yang mempunyai tato di tangan tersebut sudah bergabung dengan Persebaya Surabaya.
”Saya masuk Persebaya setelah bergabung dengan klub internal PS Untag. Dari situlah saya mendapat kepercayaan masuk Persebaya,” kenangnya.
Kali pertama masuk, dia merasakan susahnya menembus skuad inti. Dia menyebut Muharrom Roesdiana sebagai senior yang menjadi saingan. Namun, perlahan tapi pasti, lelaki kelahiran Ambon, 20 November 1969, tersebut mulai mendapat kepercayaan sebagai bek utama.
”Saya membela Persebaya hingga 1995. Banyak kenangan yang saya rasakan di Persebaya. Saya tak akan pernah melupakannya,” ucap Semmy.
Setelah Persebaya, Mitra Surabaya, Pelita Jaya, Perseden Denpasar, Petrokimia Putra Gresik, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, Persis Solo, hingga terakhir Pro Titan Medan pernah dia bela. Hebatnya, di seluruh klub yang pernah dibelanya tersebut, dia selalu memperoleh posisi inti. Bisa dikatakan, selama berkarir di sepak bola, dia tak pernah menganggur.
Ternyata, Semmy punya resep agar kondisinya selalu prima hingga usianya lebih dari 40 tahun. ”Saya makan secukupnya. Pagi makan singkong dan ikan laut serta mengindari daging,” ungkap pemain yang pernah mendapat penghargaan sebagai bek terbaik 1995 versi sebuah stasiun televisi swasta tersebut. Selain itu, waktu tidur Semmy cukup. Dia juga tidak mengurangi makan nasi. Hanya, dia tak mau makan terlalu banyak karbohidrat. ”Banyak yang bilang, saya tak berubah sejak kali pertama main bola,” tambahnya.
Selain itu, sebelum bermain, Semmy selalu melakukan pemanasan hingga otot kakinya terasa kuat. Setelah itu, Semmy baru berani turun ke lapangan. ”Jadi, saya jarang cedera. Saya pun selalu siap kalau dipercaya main meski saingannya adalah para pemain muda,” ungkap dia.
Itu pula yang membuat Semmy belum mau gantung sepatu. Bahkan, dia masih mau main tiga tahun lagi atau saat usianya sudah 45 tahun. Setelah itu? ”Mungkin jadi pelatih,” ujar dia. (*)

Data Diri
Nama: Semmy Peter Kayadu
Usia: 42 tahun
Kelahiran: 20 November 1969
Karir pemain:
1988–1995 Persebaya Surabaya
1995–1998 Mitra Surabaya
1998–2002 Pelita
2002–2003 Perseden Denpasar
2003–2004 Petrokimia Putra Gresik
2004–2006 Persipura Jayapura
2006–2007 Sriwijaya FC
2007–2008 Persis Solo
2008 Persiku Kudus
2009 Persikab Kab Bandung
2010–2011 PSSB Bireuen
2011 Pro Titan Medan
Prestasi:
1990 Juara Piala Utama (Persebaya)
1995 Pemain terbaik versi TV swasta
1996 Semifinalis Liga Indonesia (Mitra Surabaya)

*Tulisan ini dimuat di harian Jawa Pos pada 8 September 2011

1 comments:

BELAJAR BAHASA mengatakan...

sangat menarik masih eksis di usia 40

5 Desember 2018 18.57

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com