www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Minggu, 02 Oktober 2011

KAMALUDDIN, Bawa Persbul dari Divisi III hingga Divisi Utama

PSSI Garuda I memang sudah bubar. Proyeksi pembentukan pemain muda untuk tim nasional tersebut usai setelah SEA Games 2005. Meski itu banyak dianggap gagal, banyak pemain nasional yang lahir dari proyek tersebut.
Bahkan, beberapa di antaranya masih eksis di pentas sepak bola Indonesia hingga sekarang. Memang, mereka bukan lagi pemain, tetapi sudah alih profesi sebagai pelatih. Salah satunya Kamaluddin.
Lelaki kelahiran 1966 tersebut pernah bergabung di tim yang pernah ditangani arsitek tim asal Brazil Barbatana itu. ”Saya masuk PSSI Garuda setelah membela timnas junior pada 1982. Setelah itu, saya direkrut PSSI Garuda hingga 1986,” jelas Kamaluddin saat ditemui di Surabaya pada Kamis (29/9).
Tanpa menunggu lama, Kamaluddin langsung bergabung dengan tim elite Pelita Jaya. Namun, sebelum ke klub milik keluarga Bakrie tersebut, dia nyaris berkostum Niac Mitra. ”Saya sudah mau tampil di Piala Liga. Tapi, Pelita tertarik dan saya pun gagal tampil di Surabaya dengan kostum Niac,” kenangnya.
Di Pelita, lelaki yang saat masih aktif sebagai pemain berposisi bek tersebut bertahan lama, hampir sepuluh tahun. Setelah itu, dia membela Barito Putra Banjarmasin dan terakhir di Persipal Palu.
”Setelah pensiun sebagai pemain di Persipal, saya pun sempat menjadi asisten pelatih, kemudian pelatih di sana dari 2001–2005,” tambah Kamaluddin.
Hanya, Kamaluddin pernah meninggalkan aktivitas lapangan saat diterima bekerja di sebuah bank swasta. Pekerjaannya itu dilakonya hampir tiga tahun. ”Saya pun sudah dapat posisi yang baik,” lanjutnya.
Namun, panggilan kembali ke lapangan hijau tak kuasa dilawannya. Apalagi, dia mendapat tawaran menantang untuk menangani Persbul. ”Saya memulainya benar-benar dari dasar. Materi pemain pun pemain lokal serta tambahan beberapa pemain dari Palu,” lanjutnya.
Berkat kerja keras dan kecerdikannya, kesebelasan dari Provinsi Sulawesi Tengah itu perlahan namun pasti terus menuai prestasi. Kamaluddin hanya butuh semusim untuk bisa naik level. ”Jadi, mulai promosi ke Divisi II hingga sekarang ke Divisi Utama. Dukungan Bupati Amran Batalipu juga sangat besar,” tambah Kamaluddin.
Namun, pada musim 2011–2012 ini, dia mengaku susah untuk terus melanjutkan suksesnya alias promosi ke level 1 atau Indonesia Super League (ISL). Alasannya, persaingan di Divisi Utama sangat ketat. ”Bisa jadi rekor saya akan terhenti. Meski, saya tetap akan berusaha mengangkat prestasi Persbul,” ucapnya. (*)


Data Diri
KERJA KERAS: Kamaluddin (sumber: sidiq)
Karir

Kelahiran: Palu 1966
Pemain
1981: PSSI Junior
1982–1986: PSSI Garuda
1986–1995: Pelita Jaya
1995–1996: Barito Putra
1997–2005: Persipal Palu

Pelatih:
2001–2005: Persipal Palu
2008–...: Persbul Buol
Prestasi Pelatih:
2008–2009: Promosi ke Divisi II
2009–2010: Promosi ke Divisi I
2010–2011: Promosi ke Divisi Utama


*Tulisan ini pernah dimuat di Harian Jawa Pos pada 2 Oktober 2011

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com