www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Sabtu, 26 November 2011

Kompetisiku Terbelah Dua

KOMPETISI sepak bola di Indonesia sudah uzur umurnya. Sejak zaman colonial Belanda, para pesepak bola tanah air sudah bertarung dalam kompetisi yang bentuknya antarkota (bond).
Bahkan, sepak bola juga menjadi alat perjuangan untuk meraih kemerdekaan. Awalnya juga kompetisi Indonesia hanya perserikatan dan dalam level amatir.
Tapi, memasuki era 1970-an, sepak bola bayaran atau bekennya professional sudah masuk dengan nama Galatama (Liga Sepak Bola Utama). Para pengusaha berduit rela mengelurkan uangnya untuk membiayai klub. Akibatnya, di Indonesia ada dua model kompetisi, galatama dan perserikatan.
Meski ada dua, kompetisi dan sepak bola Indonesia tetap bias berjalan baik. Emas SEA Games 1987 dan 1991, serta semifinalis Asian Games 2006 bisa digapai.
Sayang, system dua model kompetisi ini hanya bertahan hingga 1993. Pada 1994, kompetisi di Indonesia memasuki system baru dengan nama, Liga Indonesia. Klub-klub amatir dan galatama berbaur menjadi satu dengan melahirkan Persib Bandung sebagai juara di musim pertama.
Setelah melakoni beberapa tahun dengan beberapa perubahan format kompetisi, system ini pun berubah lagi pada musim 2008-2009 dengan lahirnya Indonesia Super League (ISL). Hanya berjalan tiga musim, cobaan mulai menghadang.
Gonjang-ganjing menjelang pergantian ketua umum PSSI, lahirlah kompetisi tandingan dengan nama Indonesia Premier League (IPL) yang didanai pengusaha Arifin Panigoro. Dengan diikuti 20 klub, kompetisi ini dianggap brewk away league. Hanya, kompetisi ini tak berjalan hingga akhir alias hanya setengah musim.
Setelah PSSI berganti ketua umum dari Nurdin Halid ke Johar Arifin Husin, LPI pun menjadi kompetisi yang disahkan pada 2011. Sebaliknya, ISL menjadi tandingan. Tapi, kompetisi belum berlangsung, intrik-intrik tajam sudah mengiringi. Kedua kubu saling klaim sudah mendapat dukungan dari klub.
Kalau ini terus berlangsung, sepak bola Indonesia sampai kapan pun tetap akan terpuruk. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com