www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Sabtu, 26 November 2011

LUKA SEMAKIN MENGANGA

21 November jadi tanggal yang susah dilupakan public sepak bola Indonesia. Untuk kali kesekian, Merah Putih dipermalukan Malaysia di final SEA Games 2011.Padahal, pertandingan tersebut dilaksanakan di kandang sendiri, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Beberapa hari sebelumnya, Indonesia juga diikat Malaysia dengan 0-1. Sementara, di laga final, Pasukan Garuda, julukan timnas Indonesia, kalah melalui drama adu penalti. Kans memenangi pertarungan final atau meraih emas sebenarnya terbuka lebar.
Saat pertandingan belum ada lima menit, Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah bergemuruh melalui gol tandukan Gunawan Dwi Cahyo. Sayang, setelah itu, pertandingan dikuasai Malaysia hingga mampu menyamakan kedudukan memanfaatkan kesalahan lini belakang dan tengah Indonesia yang tak terkoordinasi dengan baik.
Setelah Malaysia mampu menyamakan kedudukan, sebenarnya Indonesia kembali memegang kendali permainan. Bahkan, dua gol sempat bersarang ke gawang negeri jiran. Tapi, kedua gol Titus Bonai dan Ferdinand Sinaga tesebut dianulir karena keduanya dianggap sudah dalam posisi offside.
Dewi fortuna memang kurang berpihak ke Indonesia. Dalam adu tembakan 12 pas tersebut, Gunawan dan Ferdinand gagal menceploskan gol. Impian kembali meraih emas setelah 20 tahun terbang. Gelar juara umum di ajang SEA Games 2011 pun seakan hambar karena tanpa emas sepak bola.
Kekalahan ini juga membuat luka semakin menganga jika bersua Malaysia. Belum hilang ingatan kita betapa sakitnya menyaksikan Bambang Pamungkas dkk dihentikan langkahnya oleh Harimau Malaya, julukan timnas Malaysia.
Sampai-sampai masyarakat berpikir, kenapa kita susah mengalahkan Malaysia di partai-partai bergengsi. Jawabannya mungkin simple saja. Malaysia mempunyai system pembinaan yang jelas arah dan tujuannya. Sementara kita, tak pernah konsisten. Tergantung siapa yang punya kepentingan dia akan yang akan mengendalikan. Jika ini tak diubah, jangan harap kita bisa melewati Malaysia. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com