www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Senin, 28 Januari 2013

Doktor yang Gila Bola

MANAJEMEN: Hidayat
GELAR Doktor membuat seseorang tinggal duduk di belakang meja. Dengan pikiran dan ilmu yang dimiliki, dia akan mempunyai ide yang dibutuhkan di bidang akademika.
 Tapi lain dengan Hidayat. Dengan ijazah S3 yang dimiliki alias gelar Doktor yang disandang, dia rela membuang waktunya untuk  mengurusi bola. Tidak tanggung-tanggung beberapa klub ditanganinya. Bahkan, salah satunya tim promosi Divisi Utama di bawah naungan PT Liga Indonesia Persebo Bondowoso. Tim lainnya adalah dua kontestan Divisi III Perssu Sumenep dan Kresno Suryanaga Connection serta klub anggota internal Pengcab PSSI Surabaya Kresno Indonesia.
 ‘’Tapi, bidang akademika tetap tidak saya lupakan. Saya masih mengajar di Universitas Wijaya Putra, Surabaya, ‘’ kata Dayat, sapaan karib Hidayat, saat ditemui pada Senin (29/1).
   Di universitas yang kampusnya terpisah di tiga lokas itu, dia pernah menduduki jabatan penting. Puncaknya, Dayat pernah menjadi Pembantu Rektor Bidang Akademik.
 ‘’Tapi, sejak 2008, saya sudah mengundurkan diri dari jabatan struktural. Jadi dosen memang masih,’’ ungkapnya.
 Dayat mengaku menekuni sepak bola karena ingin membagi kebahagiaan dengan orang lain. Meski, untuk itu, dia rela mengeluarkan uang ratusan juta.
 ‘’Saya bisanya membuat orang lain bahagia lewat sepak bola, ya yang itu saya lakukan,’’ tambah lelaki yang kini berusia 49 tahun tersebut.
 Selain itu, dia pun menerapkan ilmu manajemen yang dimiliki untuk diterapkan di  olahraga bola sepak tersebut. Jadi, ungkapnya, pelatih bergerak di bidang produksi.
 ‘’Saya hanya mengawasi saja. Saya tak pernah mengurusi bidang teknik,’’ terang lelaki yang menyelesaikan S3-nya di Universitas Brawijaya, Malang, tersebut.
 Baginya, pelatih sangat berperan penting. Dia tak mau  Hengky Kurniawan, pelatih Persebo sekarang, menyalahkan orang lain jika gagal. ‘’Karena saya memberinya kepercayaan penuh dalam hal teknis. Jajaran pelatih dan pemain, semua di bawah kendalinya,’’ lanjut Dayat.
 Hasilnya memang luar biasa. Semua tim yang ditangani Dayat mampu bersinar. ‘’Persebo bisa promosi ke Divisi Utama dan Kresno Indonesia lolos ke Kelas Utama Kompetisi Pengcab PSSI Surabaya,’’ jelasnya. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com