www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Minggu, 08 Juni 2014

Masih Bisa Imbangi Veteran Bintang Dunia



Bejo Sugiantoro (kanan) dan Fabio Cannavaro

 SIAPA yang tak bangga bisa bermain dengan pemain dunia. Pemain sekelas Bejo Sugiantoro pun mengakuinya.
 Itu dialaminya saat membela Indonesia All Star melawan Football Legend di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Sabtu malam (7/6). Bejo tampil menghadapi pemain-pemain yang tak mungkin dihadapinya saat di era kejayaan libero asal Surabaya tersebut di era 1990-an hingga awal 2000-an.
 Dia harus menghadapi Robbie Fowler yang menjadi andalan Inggris, Rivaldo asal Brasil yang pernah menjadi pemain terbaik dunia, dan juga Luis Figo, salah satu legenda asal Portugal.
 ‘’Senang banget bisa bermain dengan mereka. Meski sudah tak muda lagi, tekniknya masih luar biasa,’’ kata Bejo kepada pinggir lapangan.
 Dia pun dipercaya bermain penuh selama 2x45 menit. Meski sudah tak muda lagi, 37, namun skillnya di atas lapangan belum hilang. Bejo beberapa kali menunjukan skill tingginya di atas para pemain veteran dunia.
 Setelah pertandingan, dia pun tak membuang kesempatan juga. Bejo berfoto dengan pemain belakang yang sukses membawa Italia menjadi juara Piala Dunia 2006, Fabio Cannavaro.
 ‘’Saya ingin foto saya dengan Cannavaro untuk menginspirasi pemain-pemain muda,’’ ucap Bejo.
 Dia tampil membela Indonesia All Star atas ajakan Kurniawan Dwi Julianto. Mereka yang tampil beberapa di antaranya merupakan mantan skuad PSSI Primavera dan Baretti yang pernah digembleng di Italia di era 1990-an.
 Sayang, di antara nama-nama tersebut tidak ada nama Uston Nawawi dan Haryanto ‘’Tommy’’ Prasetyo. Keduanya merupakan mantan bintang lapangan tengah Indonesia yang dibesarkan oleh PSSI Baretti.
 ‘’Namanya diajukan ke EO (event organizer). Merekalah yang menentukan bisa masuk atau tidak,’’ ungkap Bejo, yang kini tinggal di Taman, Sidoarjo, itu.
 Bejo merupakan satu dari dua libero terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Satu pemain lagi adalah seniornya, Herry Kiswanto.
 Sejak usia belasan, Bejo sudah mengenakan seragam Persebaya Surabaya. Berbagai gelar sudah direngkuhnya bersama Green Force, julukan Persebaya. Di masa jayanya, dia sempat hengkang ke PSPS Pekanbaru.
 Namun, setelah itu, Bejo kembali ke Persebaya. Barulah di akhir karir, bapak empat anak ini meninggalkan tim pujaan Bonekmania untuk membela Persidafon Dafonsoro, Papua, kemudian PSMP Mojokerto, dan kini di Persida Sidoarjo. (*)

Susunan pemain:
Indonesia All Star: 1-Hendro Kartiko; 2-Leo Saputra, 33-Alex Pulalo, 4-Charis Yulianto (22-Gendut Doni), 5-Bejo Sugiantoro, 7-Widodo C Putro, 99-Francis Wewengkang, 10-Kurniawan Dwi Yulianto, 11-Bima Sakti, 12-Gusnedi Adang, 16-Imran Nahumarury (9-Indriyanto 18), 20-Bambang Pamungkas

Football Legend: 1-Francesco Toldo, 13-Alesandro Nesta, 23-Marco Materazzi, 27-Mikael Silvestre, 4-Patrice Vieira, 6-Hidetoshi Nakata, 7-Luis Figo, 19-Gianluca Zambrotta, 10-Rui Costa, 11-Rivaldo, 21-Nuno Gomez (9-Robbie Fowler)




0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com