www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Senin, 30 Juni 2014

Penerus Agung Setyabudi dari Solo

Anindito (foto;sidiq)

DULU badannya kecil. Bahkan, bisa dikatakan kerempeng.
 Namun, saat menguasai bola, Anindito Wahyu Erminarno, susah dibendung. Hanya permainan kasar yang membuat dia berhenti karena terkapar.
 Saat masuk Persis Solo di musim 2009, badannya tetap tak berubah. Hanya, visinya di lapangan semakin matang.
 Tak salah kalau pelatih Laskar Sambernyawa, julukan Persis, saat itu, Eduard Tjong mempercayainya menjadi pemain utama (starter). Anindito pun membalasnya dengan permainan gemilang.
 Saat datang ke Sidoarjo, Jawa Timur, untuk menjalani seleksi di Mitra Kutai Kartanegara (Kukar), badannya pun tetap sama. Awalnya, dia hanya sebagai pelapis.
 Tapi, lambat laun, pelatih Naga Mekes, julukan Mitra Kukar, saat itu Mustaqim mulai memberikan kepercayaan kepadanya. Anindito pun menjawabnya dengan baik.
 Di musim 2009-2010, bocah Semanggi, Solo, tersebut mengemas enam gol bagi Mitra Kukar. Saat tongkat pelatih berganti ke Benny Dollo, posisi Anindito tidak tergantikan.
 Dipoles Bendol, sapaan karib Benny Dollo, dia semakin garang. Sebagai penyerang lokal, dia termasuk produktif.
 Buluk, sapaan karib Anindito, ,melesakkan delapan gol. Hasilnya, Mitra Kukar pun promosi ke Indonesia Super League (ISL) pada musim 2011-2012.
 Saat Bendol hengkang ke Persija, Buluk pun diajak. Sayang, penampilannya di Macan Kemayoran tak seperti di Mitra Kukar. Dari 27 penampilan, dia hanya mampu menyumbang satu gol.
 Sempat menjadi andalan di awal musim, Anindito gagal tampil konsisten. Di paro putaran II, dia menjadi penghangat bangku cadangan.
 Ini yang membuat dia memilih kembali ke Mitra Kukar. Namun, jodohnya memang di tim asal Kalimantan Timur tersebut.
 Pada Juni 2014, Anindito dipanggil mengikuti seleksi Timnas Senior Proyeksi Piala AFF 2014. Dia menemani rekan-rekannya seperti Zulkifli Syukur dan Zulham  Zamrun yang lebih dulu berseragam garuda di dada.
 Selain itu, Anindito juga mengisi kekosongan pemain asal Solo yang membela timnas. Sejak era Agung Setyabudi berakhir pada 2004, tidak ada lagi pemain Kota Bengawan, julukan Solo, yang dipercaya mengisi skuad senior. (*)

Tentang Buluk
Nama Asli: Anindito Wahyu Erminarno
Lahir: Solo, 13 April 1988
Posisi: Penyerang
Karir
Junior:
2003-2004: Persiharjo Sukoharjo
2004-2005: Persika Karanganyar

Senior
2005-2006: Persika Karanganyar
2006-2007: Persis  U-23
2007-2009: Persis Solo
2009-2012: Mitra Kukar
2012-2013:Persija Jakarta
2014-..: Mitra Kukar

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com