www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Kamis, 19 Juni 2014

Pensiun, Belajar Melatih dari SSB

Anang Maruf (foto:sidiq)

BIASANYA, Anang Maruf selalu mendapat instruksi dari pinggir lapangan. Namun, beda saat dia berada di Stadion Brawijaya, Surabaya, pada Kamis waktu setempat (19/6).
 ‘Saya belajar dari pelatih. SSB SFC (Surabaya Football Club) menjadi tim yang saya latih,’’ katanya.
 Ini, tambah dia, juga menjadi akhir karirnya sebagai pesepak bola. Sebelumnya, sudah dua puluhan tahun Anang malang melintas di pentas sepak bola Indonesia.
 ‘’Saya sudah tidak muda lagi, 38, tahun. Cak Ibnu (Grahan, pembina SFC) menyarankan agar saya mulai belajar jadi pelatih,’’ terang Anang.
 Dia pun tak mempermasalahkan jika awal karirnya sebagai pelatih harus dimulai dari ajang SSB. Bahkan, Anang menganggap dari SSB lah sebenarnya pijakan menjadi pesepak bola dimulai.
 ‘’Apalagi, saya dapat banyak ilmu karena banyak pelatih yang menangani saya. Semuanya akan saya berikan kepada anak-anak ini,’’ ungkap Anang yang mendampingi SFC dalam HUT SSI Arsenal, Surabaya, tersebut.
 Memang harus diakui, para pelatih yang menanganinya rata-rata punya kemampuan istimewa. Hanya, ilmu yang diperolehnya paling berkesan saat berada di PSSI Primavera, Italia. Apalagi, sosok arsitek tim yang memolesnya tak main-main, Sven-Goran Eriksson. Lelaki asal Swedia itu memoles Anang karena dia juga menukangi induk PSSI Primavera, Sampdoria, Italia.
 ‘’Dia benar-benar menekankan pentingnya dasar sepak bola. Setiap hari latihan umpan (passing) tanpa ada latihan fisik yang berat,’’ ungkap Anang.
 Ya, dari PSSI Primavera itu namanya melambung. Dia direkrut dari seleksi hasil pantauan Piala Soeratin.
 Setelah pulang dari Negeri Pizza, julukan Italia, Anang bergabung dengan klub kota kelahirannya, Persebaya Surabaya pada 1994.
 Bersama Green Force, Anang merasakan manisnya menjadi juara Divisi Utama (saat itu kasta tertinggi sepak bola Indonesia) pada 1997.  Saat di Persija, Anang pun mengangkat trofi yang sama pada 2002.
 ‘’Pada 2004, bersama lagi dengan Persebaya, saya menjadi juara. Alhamdulillah, tiga kali menjadi juara Liga Indonesia,’’ lanjut lelaki yang suka mengenakan topi kalau di luar lapangan tersebut.
 Tetesan keringat Anang pun juga pernah keluar bersama Timnas Indonesia. Sejak 1995 hingga 2003, posisinya di bek kanan seakan tak tergantikan.
 ‘’Saya serahkan saja ke Ismed Sofyan. Sekalian regenerasi di bek kanan,’’ ungkapnya sambil tersenyum. (*)

Sekilas Anang Maruf
Usia sekarang: 38 tahun
Lahir: Surabaya, 28 Mei 1976
Tinggi: 1,73 meter
Posisi: Bek kanan

Klub yang dibela
1994-1999: Persebaya Surabaya
1999-2002: Persija Jakarta
2003: Deltras Sidoarjo
2004-2010: Persebaya Surabaya
2010-2011: Deltras Sidoarjo
2011-2012: Petrokimia Putra
2012-2013: PS Mojokerto Putra
2014: Surabaya Muda

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com