www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Sabtu, 07 Juni 2014

Persebaya Tetap yang Berkesan

RUMAH: Muzaky dengan foto saat di Persebaya (foto: sidiq)

LINI tengah Persebaya Surabaya selalu melahirkan pemain bintang. Ada Budi Yohanes, Ibnu Grahan, (alm) Eri Irianto, Uston Nawawi, Taufik, dan terakhir Andik Vermansyah.
 Tapi, ingat, di era pertengahan ada juga nama Muzaky. Pada masanya, 1992-1996, posisinya tak tergantikan.
 ‘’Kadang, saya bermain sebagai gelandang bertahan. Namun, sering juga dimainkan sebagai gelandang serang,’’ kata Muzaki saat ditemui di rumahnya, Kenongo, Tulangan, Sidoarjo, pada Jumat siang (6/6).
 Dia pernah bertandem dengan Ibnu serta Uston Nawawi muda yang tengah masuk untuk menjadi bintang Green Force, julukan Persebaya.
 “Empat musim yang sangat berkesan. Saya bermain di era akhir kompetisi perserikatan dan awal-awal Liga Indonesia,’’ tambah Muzaki.
 Di tim pujaan warga Kota Pahlawan, julukan Surabaya, mendapat tambahan ilmu dari Misbach, Nino Sutrisno, hingga pelatih asing asal Bulgaria Alexander Kostov.
 Setelah tak lagi di Persebaya, pada 1997, Muzaky sempat berkostum ke klub sekota, Assyabaab Salim Group Surabaya (ASGS). Di klub tersebut, Muzaky hanya bertahan semusim.
 ‘’ Setelah itu, saya pensiun dan tak main di Liga Indonesia. Banyak tawaran termasuk Arema, tapi saya tolak,’’ kenang dia.
 Alasannya, pekerjannya sebagai PNS Kota Surabaya di PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) tak bisa ditinggalkan. Dia lebih senang bermain membela klub asalnya, Putra Gelora, di kompetisi internal Persebaya.
 Dunia kepelatihan pun mulai ditekuni. Putra Gelora pun pernah ditangani. ‘’Persida juga pernah. Namun, paling sukses ya membawa Deltras U-18 juara di Singapura,’’ lanjut bapak dua anak tersebut.
 Kini, di usia yang sudah tak muda lagi, 47, tahun, tenaga dan pikiran Muzaky dipakai klub daerah asalnya, Deltras. Selain itu, dia juga membina anak-anak di Tulangan. SSB Sinar Harapan pernah dibawanya ke masa keemasan dan banyak anak asuhnya yang mengikuti jejaknya bermain di Liga Indonesia.
 Salah satunya Khodari Amir. Dia pernah melanglang ke berbagai klub mulai Mitra Surabaya hingga Deltras dan Mitra Kutai Kartanegara (Kukar). (*)

Sekilas Muzaky
Nama: Muzaky
Usia: 47 Tahun
Status: Bapak 2 Anak
Klub saat Jadi Pemain: Putra Gelora, Persebaya, ASGS
Klub saat Jadi Pelatih: Putra Gelora, Persida, Deltras U-18, Deltras Senior

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com