www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Kamis, 05 Juni 2014

Uston Masih Haus Prestasi

Uston Nawawi (foto:sidiq)
DI era akhir era 1990-an dan 2000-an, tempat di lini tengah menjadi milik Uston Nawawi. Lelaki asal Sidoarjo, Jawa Timur, tersebut mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan baik.
 Umpannya terukur dan tembakan jarah jauhnya acap kali membuahkan gol. Tak heran kalau klub sebesar Persebaya Surabaya pun  tak pernah mau melepaskannya. Uston berseragam Green Force, julukan Persebaya, dari 1995-2002. 
 Memang, dia sempat hengkang ke PSPS Pekanbaru. Rayuan rupiah yang menjanjikan membuat Uston sempat berpaling.
 Namun, Uston hanya bertahan satu musim. Musim 2004, pemain binaan SSB Dolog, Surabaya, ini kembali ke Kota Pahlawan, julukan Surabaya. Namun, karena ada ketidakcocokan dengan salah satu petinggi Persebaya, Uston pun akhirnya berkelana dari satu klub ke klub yang lain.Persisam Samarinda, Persidafon Dafonsoro, dan Persegres merupakan klub-klub yang pernah dibela Arek Sukodono, nama salah satu kecamatan du Sidoarjo, tersebut.
Pada 2014 ini, Uston pun pulang kampung. Lekaki yang usianya sudah 37 tahun tersebut membela Persida Sidoarjo yang baru saja promosi ke Divisi Utama.
 Tanggungjawabnya di Laskar Jenggolo, julukan Persida, juga tak enteng. Dia dipercaya menjadi kapten.
 ‘’Namun, saya nggak tahu musim depan ke mana. Saya masih ingin main bola sampai sudah tak kuat lagi,’’ kata Uston.
 Hanya, dia ingin klub yang dibelanya nanti punya ambisi tinggi. Di kala usia senja, Uston masih ingin merasakan manisnya prestasi.
 Saat indah tersebut pernah dirasakannya di Persebaya dengan menjadi juara Divisi Utama musim 1996-1997 dan 2004 serta juara Divisi I musim 2006. Dia juga pernah mengantarkan Pusam menjadi juara Divisi I 2008-2009. (*)


0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com