www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 11 Juli 2014

Nikmati Suasana Piala Dunia di Rumah Sendiri

Jacksen F. Tiago (dua dari kiri) bersama jurnalis Indonesia

KEKALAHAN Brasil di semifinal Piala Dunia 2014 sangat menyakitkan pendukungnya. Apalagi, kekalahan tersebut dengan skor telak 1-7 dan terjadi di kandang sendiri di babak semifinal.
 ‘’’Felipao (sapaan karib pelatih Brasil Felipe Scolari) bilang terjadi black out missal ,’’ kelakar Jacksen F. Tiago, mantan pelatih nasional Indonesia yang lagi pulang ke kampung halamannya di Brasil.
 Meski berada di rumah sendiri, dia mengaku tak pernah sekalipun datang ke stadion. Hari-harinya dihabiskan nonton Piala Dunia di rumah bersama rekan-rekannya.
 ‘’Kami selalu nonton bersama teman-teman  sambil makan Churrasco, koget samba, dan minum,’’ ungkap Jacksen.
 Dia mengakui kepulangannya ke Negeri Samba, julukan Brasil, juga dalam rangka menikmati suasana Piala Dunia 2014. Untuk itu, sementara waktu, Jacksen pun melupakan Persipura Jayapura, tim yang ditanganinya dan dibawanya menjadi juara Indonesia Super League (ISL).
 Hanya, akhir Juli ini, lelaki yang juga sukses mengantarkan Persebaya Surabaya  menjadi juara baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih itu bakal kembali ke Papua. Tantangan berat sudah menanti Jacksen.
 Jacksen merupakan salah satu sosok pemain dan pelatih asing yang mereguk sukses di Indonesia. Datang sejak Liga Indonesia 1994-1995, dia membawa Petrokimia Putra menjadi runner-up Liga Indonesia I yang merupakan konsep menggabungkan kompetisi galatama dan perserikatan.
 Jacksen baru bisa juara bersama Persebaya Surabaya pada musim 1996-1997  setelah setahun sebelumnya juga menduduki posisi II dengan kostum PSM Makassar.  Setelah lama malang melintang di berbagai klun, Jacksen mengakhirinya sebagai pemain bersama Petrokimia Putra Gresik.
 Karirnya sebagai pelatih juga tak kalah moncer. Ayah Mattheus dan Ayub ini mengantarkan Persebaya menjadi juara pada 2007.  Ini membuat banyak klub pun berebut meminang.
 Akhirnya, Persipura Jayapura dua kali dibawa menjadi juara Indonesia Super League (ISL) musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2012-2013.  (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com