www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 08 Juli 2014

Sudah Ada Wajah Bule di Timnas sejak era 1980-an

Benny (kanan) bersama Aji, Mustaqim, dan Alhadad (foto:sidiq)

MULAI 2010, banyak naturalisasi yang dilakukan PSSI. Wajah bule dengan kulit bersih sudah tidak asing di Timnas Indonesia.
 Nama-nama seperti Rafael Maitimo ataupun Diego Michels pun memakai kaos dengan lambang garuda di dada. Meski, mereka hidup dan besar di Belanda.
 Namun, sebenarnya di era 1980-an dan pertengahan 1990-an sudah ada  wajah bule di kancah sepak bola tanah air. Siapa? Bennyamin van  Breukelen atau yang akrab disapa Benny Van Breukelen.
 ‘’Saya asli warga Indonesia. Hanya, Papi berdarah Belanda dengan nama  Hainz Marinus van Breukelen,’’ terang lelaki kelahiran 4 Mei 1963.
 Benny memulai karirnya di PSMS Medan Junior. Bersama tim asal ibu kota Sumatera Utara tersebut, Benny merasakan menjadi juara  Piala Suratin 1980. Saat itu, dia bersaing dengan Eddy Harto yang kelak sampai senior menjadi kawan sekaligus rivalnya dalam membela gawang merah putih.
 ‘’Setelah itu, saya berpindah ke klub Tunas Inti Jakarta pada 1981-1983. Saya dua kali membela Tunas Inti saat kembali ke klub itu pada 1987-1989,’’ terang Benny yang kebetulan bertemu dengan penulis bersama rombongan Timnas U-23 di Jakarta.
 Dia pun pernah direkrut PSSI Garuda I pada 1984. Lelaki yang kini tinggal di kawasan Tebet Dalam, Jakarta, itu bersaing dengan Hermansyah.
 Setelah itu,  Benny menjadi rebutan klub-klub, khususnya Galatama. Ketangguhannya di bawah mistar ikut mengantarkan Niac Mitra Surabaya dan Arseto Solo menjadi juara.
 Tim legendaris Kota Pahlawan, julukan Surabaya, diantarnya naik ke podium terhormat pada musim 1987-1988 dan Elang Biru, julukan Arseto Solo menjadi yang terbaik pada musim 1991-1992.
 ‘’Saya bangga bisa membela dua klub yang berbeda bisa menjadi juara Galatama. Bukan hal yang mudah untuk meraihnya di tengah kerasnya persaingan,’’ ucap Benny yang juga sering dipanggil Londo (Belanda) oleh rekan-rekannya tersebut.
 Hanya, kesempatan untuk menjadi bagian skuad merah putih ketika menjadi juara SEA Games 1991 kandas.Dia dianggap kalah bersaing dengan Eddy Harto dan Erick Ibrahim.
 ‘’Padahal, sejak awal, saya sudah mengikuti seleksi. Mungkin belum rezeki,’’ kenang lelaki yang pernah tinggal di dekat Lapangan Desa Makamhaji, Sukoharjo (kota yang berbatasan dengan Solo) tersebut.
 Bagi Benny, Solo juga menjadi kota yang tak akan pernah lepas dari memorinya. Selain juara, dia juga kembali lagi ke Kota Bengawan setelah pindah ke Persija Jakarta pada 1994-1995 dan Persijatim Jakarta Timur pada 1996.
 ‘’Saya membela yang kedua di musim 1997 hingga Arseto Solo bubar. Setelah itu, saya pun memutuskan pensiun sebagai kiper,’’ ucap dia.
 Di tim yang bermarkas di kawasan Kadipolo itu pula, Benny mulai merintis sebagai pelatih. Selain bermain, dia juga menjadi asisten pelatih di Arseto.
 ‘’Saya jadi asistennya Tumpak Sihite. Setelah itu, saya ke Belanda  tiga bulan di klub PSV Eindhoven,’’ papar Benny.
 Di klub itu pula, pada 1989, dia bisa bertemu dengan kerabatnya yang menjadi kiper papan atas dunia,Hans van Breukelen. Dengan kiper yang membawa Negeri Kincir Angin, julukan Belanda, itu menjadi juara Piala Eropa 2008.
 ‘’Waktu itu, timnas Indonesia tengah melakukan TC di Belanda. Saya dibawa tante ke tempat Hans di PSV,’’ ungkap Benny.
  Dengan ilmu dari Belanda pula, kini dia berharap bisa mencatak kiper tangguh, bukan hanya di level klub tapi juga timnas. (*)

Sekilas tentang Benny van Breukelen
Nama Asli: Benyamin van Breukelen
Posisi: Penjaga gawang
Lahir: Medan 4 Mei 1963

Karir Pemain:
1980:  PSMS Medan Junior
1981-1983: Tunas Inti Jakarta
1983: PSSI Garuda I
1984: Tempo Utama Bandung
1985-1986: Tunas Inti Jakarta
1987-1989: Niac Mitra Surabaya
1989-1994: Arseto Solo
1994-1995: Persija Jakarta
1996: Persijatim Jakarta Timur
1997-1998: Arseto Solo

Karir Pelatih
2001-2005: PSPS Pekanbaru
2005-2006: PS Dumai
2006-2007: Persiba Bantul
2007: Persiku Kudus
2008: Timnas U-19
2008-2009: Arema ISL
2010-2014:Persiba Bantul
2014-..: Timnas U-23

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com