www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Sabtu, 13 September 2014

Dollah Salleh Kembali Tebar Ancaman


RAMAH: Dollah Saleh(foto:sidiq)

SOSOK Dollah Salleh sangat ramah. Dia tak langsung bersedia diajak berbicara penulis meski baru kali bertemu.
 Itu terjadi saat tim yang kini ditanganinya, Tim Nasional Malaysia, tengah menjajal lapangan Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia, berada di Kota Udang untuk menghadapi Timnas Indonesan dalam laga persahabatan internasional pada Minggu (14/9).
 ‘’Saya baru menangani tim ini. Belum ada hitungan bulan,’’ kata Dollah.
 Namun, dia tak mempersoalkan. Baginya, menangani timnas negaranya merupakan sebuah amanah.
 ‘’Sasarannya memang Piala AFF. Saya hanya melatih, hasilnya tergantung para pemain di lapangan,’’ jelas Dollah.
Dollah sendiri pernah jadi momok bagi sepak bola Indonesia. Bermain sebagai striker, dia sering membuat kalang-kabut pertahanan Pasukan Garuda, julukan Timnas Indonesia, di era 1980-1990-an.
 Duetnya bersama Zainal Abidin Hasan sangat menakutkan. Mereka pun mampu mengantarkan Malaysia meraih emas dalam SEA Games 1989. Selama sembilan tahun membela negerinya di pentas internasional, lelaki kelahiran 23 Oktober 1963 itu sudah mengemas 48 gol dari 97 pertandingan.
 Di level lokal, gelar juara sudah bukan hal yang asing bagi Dollah. Klub-klub yang pernah dibelanya selalu meraih posisi terhormat.Johor pernah dibawanya menjadi Piala Malaysia pada 1985 dan Charity Shield setahun kemudian.
 Saat hijrah ke Selangor, klub itu mampu diantarkan menjadi pemenang Liga Malaysia dua tahun beruntun 1989 dan 1990. Begitu juga dengan Pahang yang naik ke posisi terhormat dalam Malaysia Premier League I 1992 dan Liga Malaysia 1995.
 Saat memutuskan menjadi pelatih, sukses tetap mengiringi Dollah. Tangan dinginnya membawa MPPJ untuk kali pertama menjadi juara Piala Malaysia untuk kali pertama pada 2003.Setahun kemudian, dua gelar dia sumbangkan bagi klubnya itu di ajang Charity Shield dan Liga Malaysia.
 Ini membuat klub-klub besar Malaysia pun tergiur mengontraknya. Namun, Selangor yang beruntung mendapatkan tanda tangan Dollah pada 2005. Dia dikontrak selama dua tahun.
 Pada tahun pertamanya, Dollah langsung membawa klub barunya memenangi tiga trofi yakni Liga Malaysia, Piala FA, dan Piala Malaysia.
Dia juga mengatasi dahaga gelar Pahang yang selama 21 tahun belum pernah lagi memenangi gelar Piala Malaysia pada 2013 setelah setahun sebelumnya memenangi Malaysia Premier League.  Pada 2014, Dollah mengangkat PDRM menjadi juara Premier League dan promosi ke Super League.
 Capaian-capaian itulah yang membuat Asosiasi Sepak Bola Malaysia mengontraknya selama dua tahun mulai 2014 ini. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com