www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Rabu, 21 Januari 2015

Dari Boyolal, Italia, hingga Kepri

PELATIH: Sapto Nugroho (kiri)

INDONESIA pernah punya PSSI Baretti. Kumpulan pemain muda ini digembleng di Italia pada di era pertenganan 1990-an.
 Di produk tersebut terdapat nama-nama yang kemudian menjadi penghuni Timnas PSSI Senior seperti Bejo Sugiantoro, Uston Nawawi, Haryanto ‘’Tommy’’ Prasetyo, dan juga Elie Aiboy. Mereka datang ke Negeri Pizza, julukan Italia, menyusul seniornya yang sudah digembleng dalam PSSI Primavera. Nama Primavera diambil dari kompetisi pemain muda yang ada di Italia.
 ‘’Saya masuk lewat PSSI Pelajar. Waktu itu, PSSI Pelajar mampu menjadi juara di Asia. Ada enam pemain dari PSSI Pelajar yang masuk PSSI Baretti dan berangkat ke Italia termasuk saya dan Bejo,’’ ungkap Sapto Nugroho, alumnus PSSI Baretti.
 Pulang dari program PSSI Baretti, lelaki asal Boyolali, Jawa Tengah, tersebut langsung direkrut Petrokimia Putra Gresik. Dia dipercaya mengisi pos belakang.
 ‘’Saat itu, Petrokimia ditangani almarhum Andi Teguh dan lolos ke babak final. Namun, kalah oleh Persib Bandung di final Liga Indonesia I,’’ ucap lelaki yang kini berusia 37 tahun tersebut.
 Usai dari Kebo Giras,julukan Petrokimia Putra Gresik, Sapto pun mulai mencari pengalaman di banyak klub. Bahkan, klub sebesar Persija Jakarta pun pernah disinggahinya.
 Namun, karirnya akhirnya berhenti di Persiter Ternate. Saat itu, klub asal Maluku Utara tersebut ditangani Gusnul Yakin.
 Setelah pensiun sebagai pemain, Sapto pun tak bisa jauh dari sepak bola. Dia memilih menjadi pelatih.
 ‘’Namun, saya malah belum pernah menjadi pelatih di kampong halaman sendiri, Persebi Boyolali,’’ terangnya.
 Ya, karir pelatihnya dilalui di luar Jawa. Salah satunya PS Kapuas.
 Tim asal Kalimantan Tengah tersebut diangkatnya dari Divisi II  dan lolos ke Divisi I dengan status runner-up. Torehan prestasi ini membuatnya dipertahankan.
 ‘’PS Kapus main di Divisi I bukan Liga Nusantara.  Pada 2014, saya melatih PS Karimun di Provinsi Kepulauan Riau,’’ ungkap Sapto.
 Bahkan, pada 2015 ini, dia kembali memoles tim asal Sumatera Barat, PS Sijunjung. Dia berharap di usianya yang masih muda bisa mengambil banyak pelajaran untuk menuju jenjang karir di masa depan. (*)

Sekilas Tentang
Nama; Sapto Nugroho
Lahir: Boyolali, Jawa Tengah,5 September 1976
Tinggi: 178 cm
Istri: Asmawati
Anak: Teuku Amimar Mahardika, Kaka Sutan Muda, Cut Fakhira Syakila
Karir Pemain:Petrokimia Putra,Barito Putera,  Putra Samarinda, Persija Jakarta, Gelora Dewata, PSBL Bandar Lampung, Persiter Ternate
Karir Pelatih: PS Kapuas (Kalimantan Tengah), PS Karimun (Kepulauan Riau)
Lisensi: C AFC

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com