www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 13 Februari 2015

Dari Ambon Menembus Garuda

Yusuf Mony


MASIH ingat PSSI Garuda 1? Tim tersebut merupakan awal dari beberapa proyek prestisius yang pernah dibuat PSSI.

Setelah PSSI Garuda 1 ada Garuda II, Primavera, Baretti, dan SAD (Sociedad Anonima Deportiva). Semua dengan tujuan ingin mengangkat nama Indonesia di ajang internasional. Hasilnya, semua gagal. Nah, di antara deretan PSSI Garuda 1 ada nama Yusuf Mony.

 ‘’Saya masuk dari Assyabaab Surabaya,’’ kenang Yusuf.

  Meski, tambah dia, sebenarnya dia datang dari Maluku. Kedatangannya ke Kota Pahlawan, julukan Surabaya,atas ajakan Assyabaab yang tengah menggelar pertandingan di Ambon.

 ‘’Saya datang saat usia masih muda, 16 tahun.Saya pun lulus SMA (sekolah menengah atas) di Surabaya,’’ ujar Yusuf.

 Kemampuan yang dimiliki pun memikat pelatih PSSI Garuda 1 yang terdiri dari Barbatana asal Brasil, Edi Sofyan dan Solekan (keduanya dari Indonesia). Dia dimainkan di posisi stopper.Hanya, dia kalah tenar dari Marzuki Nyamkad dan Azhari Rangkuti yang bermain di posisi yang sama.

  ‘’Kami bermain bersama di Garuda 1 hingga 1985. Usai Piala Asia, tim dibubarkan,’’ tambah Yusuf.

Usai dari Garuda 1, dia dipanggil Persebaya Surabaya. Namun, di Green Force, julukan Persebaya, Yusuf tak bertahan lama.

 Munculnya Assyabaab Salim Group Surabaya (ASGS) membuat dia memperkuat klub asalnya. Nah, di ASGS inilah, Yusuf berkenalan dengan Hartono Purnomosidi, tokoh bola yang juga pengusaha pakan burung tersebut.

 Di ASGS, Yusuf mempunya kesempatan bermain lebih banyak. Saat Hartono tak di ASGS, dia pun mengikuti.

 ‘’Mulai 1997,saya ikut Putra Surabaya. Mulai dari jadi pemain hingga menjadi pelatih,’’ terangnya.
 Karir kepelatihan Yusuf juga tak boleh diremehkan. Persatu Tuban dan Perseba Bangkalan dibawanya promosi ke Divisi II dari Divisi III.  Dia juga pernah memoles Persebaya Surabaya U-21 bersama pelatih asal Brasil Gomes de Olivera.

 Musim 2014, tangan dingin Yusuf kembali membuahkan hasil. Bersama Yongki Kastanya dan Hanafing mengantarkan Laga FC Surabaya menembus Divisi Utama musim 2015. Saat ini, mereka bertiga juga dipercaya menangani tim PON Jatim yang dipersiapkan menghaapi PON 2016 di Jawa Barat. (*)


0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com