www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Sabtu, 11 April 2015

Jadi Manajer untuk Hiburan

Mujtadin di bench Sidoarjo

Usianya masih muda. Namun, Mujtadin sudah dipercaya menjadi manajer tim sepak bola Porprov Sidoarjo.
--

TOPI selalu ada di kepala. Tas kecil juga melingkar di pundak lelaki bernama Mujtadin.

Mujtadin pun tak banyak bicara. Dia hanya bertepuk tangan saat para pemain Porprov Sidoarjo mampu melakukan aksi yang memikat saat berhadapan dengan kesebelasan PON Jatim dalam pertandingan uji coba yang dilaksanakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Jumat (10/4/2015).

Padahal, statusnya adalah manajer. Kalau dia ingin berteriak pun orang akan mahfum.

Saat jeda, Mujtadin pun tak banyak memberikan wejangan. Hanya, dia akan mengapresi pemain binaannya dengan guyuran rupiah jika mampu menahan imbang PON Jatim atau malah membalikkan keadaan.

Ternyata, apa yang dilontarkan Mujtadin sangat manjur. Sempat tertinggal 0-2, anak asuh Istiko pun tampil kesetanan di babak kedua.

Mereka sempat memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 dan beberapa kali mengancam gawang PON Jatim. Namun lengah sedikit, membuat lawan kembali menjaga jarak dan menjebol gawang tim Porprov Sidoarjo yang membuat pertandingan berakhir 1-3 bagi lawan.

''Separo dari keuangan kesebelasan Porprov Sidoarjo dari kantong saya sendiri,'' ungkap Mujtadin.

Sayang, dia enggan membeberkan berapa gontoran rupiah yang sudah keluar dari kantong pribadi. Namun, dia tak mempersoalkan hal tersebut. Menjadi manajer para pemain muda tersebut dianggapnya sebagai hiburan.

''Untung menghilangkan stres,''ucapnya.

Apalagi, sepak bola sudah menjadi bagian hidupnya. Di masa mudanya, lelaki kelahiran 19 April 1979 tesebut juga merupakan atlet olahraga bola sepak tersebut.

''Saya dulu ikut kompetisi internal dengan membela PSAD. Saya satu angkatan dengan Supaham (pemain senior yang pernah membela banyak klub Liga Indonesia seperti Persebaya dan Persija),'' ungkap Mujtadin.

Hanya, kegiatannya yang padat membuat dia tak mengejar pestasi. Sebagai salurannya, dia pun menjadi manajer Perseka Kepuhkiriman, Waru.

''Alhamdulillah, musim ini menjadi juara,'' lanjut lelaki yang menekuni bisnis sandal-sepatu serta properti tersebut.

Tangan dinginnya menjadi manajer klub pun membuat Ketua Askab PSSI Sidoarjo, Ahmad Riyadh, kepincut. Dia pun mendaulat Mujtadin menjadi nakhoda tim sepak bola Porprov Sidoarjo. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com