www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 21 April 2015

Pelajaran Bahasa Inggris Tiga Jam Sehari

BARU: Mes tim sepak bola PON Jatim di Pondok Jatim.

Perpindahan mes PON Jatim dari Surabaya ke Sidoarjo membawa banyak perubahan. Bukan hanya di lapangan, di luar juga.
---
SEORANG petugas keamanan baru saja menaiki sepeda anginnya. Saat hendak menggenjot pedalnya, penulis menanyakan di mana rumah yang dijadikan mes tim sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) Jatim 2016.

''Langsung ke utara.Rumahnya pas di pojokan,'' terangnya.

Lokasinya yang tak jauh dari pos keamanan membuat rumah yang dimaksud mudah ditemukan. Sebuah rumah bercat putih terlihat megah di Perumahan Pondok Jati, Jati, Sidoarjo.

''Saya mencarinya bersama teman-teman Asprov Jatim. Rumah ini ketemunya berkat informasi di internet,'' kata Wardi Siagian, Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim.

Sebenarnya, banyak tawaran rumah untuk dipakai. Bahkan, sebuah rumah yang lebih luas di Perumahan Pondok Mutiara, Sidoarjo, sempat menarik perhatian.  Pondok Mutiara merupakan perumahan elite di Kota Udang, julukan Sidoarjo, yang lokasinya di selatan Pondok Jati namun terpisah jalan raya.

''Kalau latihan anak-anak harus menyeberang. Jadi, saya putuskan di Pondok Jati saja,'' ungkap Wardi.

Di mes yang baru itu, tambah lelaki yang juga dokter tersebut banyak juga hal baru jauh berbeda dengan saat masih di MesKONI di kawasan Kertajaya, Surabaya. Para pemain mulai dikenalkan dengan bahasa Inggris.

''Kami datangkan guru bahasa Inggris yang kebetulan kenal. Ini sangat penting untuk membekali masa depan mereka,'' terang Wardi.

Lelaki yang pernah jadi ketua panpel Persebaya Surabaya tersebut menambahkan, pelajaran bahasa Inggrisitu dilakukan 3 jam dalam sehari. Meski, Wardi mengakui taki semuanya suka.

''Saat diberi pelajaran, ada yang mengantuk. Tapi, saya tetap mengingatkan bahasa Inggris itu sangat penting,'' ujarnya.

Selain itu, para pemain juga akan dikenalkan dengan melek teknologi dalam hal ini internet. Sama halnya dengan bahasa Inggris, papar Wardi, itu juga untuk masa depan pemain PON Jatim.

''Kami juga sudah mengundang para pemain untuk menjadi motivator. Aji Santoso (pelatih timnas U-23) sudah datang. Dia menceritakan masa lalunya hingga bisa sukses seperti  ini,'' lanjut bapak tiga anak tersebut.

Nama lain yang dibidik untuk didatangkan adalah legenda Persebaya Surabaya Samsul Arifin. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com