www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Sabtu, 18 April 2015

Tambahan Nama Biar seperti Orang Kota

JU: Misnadi

Misnadi Amrizal Pribadi pernah jadi momok menakutkan bagi para pemain belakang di pentas sepak bola Indonesia. Di setiap musim, namanya selalu masuk dalam daftar pencetak gol terbanyak.
---
OTOT kakinya masih terlihat kekar. Badannya pun hyaris tak ada lemak.
Padahal, kini, usia Misnadi Amrizal Pribadi sudah masuk 47 tahun.

''Saya sudah tua he he he. Namun, masih menjaga tubuh dengan bermain sepak bola,'' kata Misnadi.

Bahkan, dia masih sering diundang tampil di berbagai kota untuk turun ke lapangan hijau. Tapi, itu bukan di kompetisi amatir atau profesional.

''Mainnya di turnamen batasan usia. Biasanya usia 40 ke atas,'' lanjut Misnadi.

Nama besarnya pun memang masih disegani. Ya, Misnadi merupakan salah satu penyerang lokal terbaik yang pernah ada di kompetisi sepak bola Indonesia.

Namanya terangkat saat dia membela Gelora Dewata Bali. Namun, sebelumnya, bakatnya sudah tercium ketika lelaki asal Lumajang tersebut berkostum klub Galatama, Bentoel, Jember.

''Saya bisa main di Galatama karena dipanggil melalui surat. Saat itu, saya main di Divisi II PSBI Blitar dan sempat masuk namanya di tim PON Jatim 1989,'' ungkap Misnadi.

Hanya, saat mendapat panggilan masuk PON Jatim, dia tak datang. Alasannya pun cukup unik.

''Saya kan pemain desa, dipanggil seleksi ke Surabaya yang kota saya nggak mau,'' kenang Misnadi.

Di Bentoel, lelaki dengan tinggi ''hanya'' 160 sentimeter tersebut bertahan hingga tiga tahun. Di klub yang disponsori perusahaan rokok itu pula, dia mendapat tambahan nama Amrizal Pribadi.

''Yang memberikan Rudy Keltjes yang saat itu menangani Bentoel. Katanya, biar kelihatan orang kota dari namanya,'' terang Misnadi.

Penampilannya di Bentoel pula yang membuat Gelora Dewata kepincut dengannya. Bersama klub milik HM Mislan ternyata menjadi klub yang paling lama dibelanya. Mulai 1992 hingga delapan musim ke depan, Misnadi menjadi andalan.

Saat Gelora Dewata pindah ke Sidoarjo dan berganti nama menjadi Gelora Putra Delta, dia tetap menjadi pilar. Dua musim dia berada di Kota Udang, julukan Sidoarjo. Setelah itu, dia mulai melanglang ke berbagai klub. Persegi Gianyar, Persid Jember, PS Mojokerto Putra, dan Persipro Probolinggo.

"Saya pensiun pada 2010. Usia sudah semakin tua untuk tampil di kompetisi yang ketat,'' ungkap Misnadi.

Usai pensiun sebagai pemain, karir Misnadi pun masih di olahraga bola sepak. Dia menekuni sebagai pelatih dan kini menangani Jember United. (*)

Sekilas tentang Misnadi

Nama: Misnadi

Nama Beken; Misnadi Amrizal Pribadi

Usia sekarang: 47 tahun

Posisi saat bermain: Penyerang

Karir

1989-1992: PS Bentoel Galatama Jember

1992-2000: Gelora Dewata Bali

2000-2002: Gelora Putra Delta (GPD) Sidoarjo

2002-2003: Persegi Gianyar Bali

2003-2005; Persid Jember

2006: PS Mojokerto Putra (PSMP)

2007:Persid Jember

2008-2010: Persipro Probolinggo.

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com