www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 29 Mei 2015

Mantan Penggawa MU pun Batal Tampil

Erick Djemba-Djemba saat berlatih bersama Persebaya
peregangan otot hingga jogging (berlari-lari kacil) pun dilakukannya.

Ya, semua menu itu diberikan agar cedera yang dialaminya segera sembuh. Apalagi, sejak dikontrak mahal oleh tim asal Kota Pahlawan, julukan Surabaya, dia Djemba-Djemba belum pernah tampil penuh.

Pemain asal Kamerun ini hanya turun sebagai pengganti di Piala Bupati Ciamis, Jawa Barat. Padahal, kehadirannya diharapkan menjadi ikon anak asuh Ibnu Grahan tersebut.

Sayang, asa itu pun dipastikan urung terealisasi. Tertundanya kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang berlanjut dengan penghentian kompetisi membuat Djemba-Djemba pun hengkang.

''Iya, Djemba-Djemba sudah nggak balik ke Surabaya,'' jelas Ibnu dalam pesan singkatnya.

Lelaki 34 tahun tersebut memang punya nama paling besar di antara pemain asing yang siap berlaga dalam kompetisi elite di negeri berpenduduk 200-an juta ini. Memulai karir seniornya di Liga Prancis dengan membela Nantes di saat usianya masih 20 tahun.

Aksinya di lapangan hijau pun memikat banyak klub besar. Beruntung raksasa Premier League, Inggris, Manchester United (MU), mendapatkan tanda tangan pemain bertinggi 180 sentimeter.

Djemba-Djemba didatangkan pada pada musim 2003. Tujuannya untuk menggantikan sosok Roy Keane yang kemampuannya mulai turun seiring digerus usia.  Namun, beban itu tak mampu disandangnya.

''Saya masih muda dan lini tengah MU banyak diisi pemain senior. Ada Paul Scholes, Keane, maupun Ryan Giggs, '' terang Djemba-Djemba.

Usia dari MU, petualangannya ke berbagai klub pun dimulai. Di awali dari sesama anggota Premier League, Aston Villa, pesepakbola asal Kamerun itu terbang ke berbagai negara.

Ajakan mantan pemain nasional negaranya, Pierre Njanka, membuat Djemba-Djemba pun datang ke Indonesia. Njanka pernah membela Persija Jakarta, Arema Malang, dan Persisam Samarinda.

''Dia cerita banyak tentang sepak bola Indonesia. Saya pun jadi tertarik untuk merasakannya,'' ungkap pesepak bola yang pernah tampil di Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang itu.

Namun, semua itu tak bisa diwujudkan. Carut marut sepak bola Indonesia akhirnya memaksa Djemba-Djemba meninggalkan Negeri Jamrud Khatulistiwa, julukan Indonesia, sebelum kompetisi digulirkan. (*)

Pemain pengalaman Piala Dunia di kompetisi Indonesia

1. Maboang Kessack
-Membela Kamerun di Piala Dunia 1990 dan 1994
-Klub Indonesia yang dibela Pelita Jaya 1997-1998

2. Roger Milla
-Membela Kamerun di Piala Dunia 1982, 1990, 1994
-Klub Indonesia yang dibela Pelita Jaya 1994-1995, Putra Samarinda 1995-1996

3. Pierre Njanka
-Membela Kamerun di Piala Dunia 1998, 2002
-Klub Indonesia yang dibela Persija Jakarta 2008-2009, Arema Indonesia 2009-2010, Atjeh United 2010-2011, Mitra Kukar 2011-2012, Persisam Putra Samarinda 2012-2013

4. Mario Kempes
-Membela Argentina di Piala Dunia 1974, 1978, 1982
-Klub Indonesia yang dibela Pelita Jaya 1999

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com