www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 22 Mei 2015

Masuk Kantor Bisa Dihitung dengan Jari

MILITER: Dedi Siswanto (foto;sidiq)

TUBUHNYA tinggi besar. Layak kalau Dedi Siswanto berposisi sebagai kiper di masa mudanya.
--
SEORANG lelaki tengah membetulkan tali sepatu di tribun Stadion Jenggolo, Sidoarjo, pada Jumat pagi (22/5/2015). Setelah itu, dia mengeluarkan kaos tangan yang dimiliki dari tas.

Dari penampilannya, tentu lelaki bernama lengkap Dedi Siswanto tersebut merupakan kiper. Ya, itu memang tak salah.

''Dari dulu saya memang kiper. Bahkan, masuk TNI-Angkatan Laut pun juga dari posisi kiper,'' ungkap Dedi.

Karir lelaki yang kini berusia 44 tahun tersebut memang tak bisa lepas dari kiper dan Angkatan Laut. Lulus sekolah menengah atas, Dedi mencoba masuk menjadi abdi negara.

''Pada 1991, saya menjalani tes AL di Jakarta. Saat itu, saya mau menjadi bintara AL,'' kenang Dedi.

Awalnya, lelaki dengan tinggi sekitar 180 sentimeter tersebut mampu melewati berbagai tahapan. Dari sekitar 4.000 pesaing, Dedi masih masuk ketika tinggal menyisakan 900.

Namun, saat masih dalam tes, konsentrasinya sempat terganggu. Bibi yang diikutinya di ibu kota mengalami musibah di Lampung saat naikk bus.

''Psikotes saya gak terlalu bagus. Bagaimana bisa menjalani kalau konsentrasi terganggu,'' ujar Dedi.

Untung, penguji memberikan tawaran kepadanya. Dedi bisa langsung menembus TNI-AL namun dengan pangkat tamtama.

''Tanpa pikir panjang, saya terima. Takutnya ditolak dan yang bintara juga gagal, kan nggak bisa jadi TNI-AL,'' lanjutnya.

Selain itu, saran dari seniornya di AL, Rahmad Darmawan, yang kini menjadi pelatih Persija Jakarta, membuatnya mantap berkarir di militer. RD,sapaan karibnya, mengingatkan Dedi bahwa kalau dia cedera di sepak bola, dia tetap akan dibayar TNI-AL. Beda dengan pemain yang nonmilieter.

''Akhirnya, saya ditugaskan di Jawa Timur. Meski,sempat ada tawaran dari Persija Jakarta juga,'' papar Dedi.

Namun, di Jawa Timur, karir sepak bolanya malah bersinar. Membela PSAL dalam kompetisi internal Persebaya (sekarang Askot PSS Surabaya), dia pun dilirik oleh Persebaya.

''Namun, yang pertama saya gagal pada 1991 atau pada Liga Indonesia I. Saya kalah oleh kiper yang dipaksakana masuk meski cedera,''ungkap lelaki yang kini berpangkat prajurit kepala (praka) tersebut.

Dedi pun mengaku sempat emosi dengan kegagalan tersebut. Untung, rekan -rekan dan keluarga memberikan dorongan semangat.

Motivasinya pun kembali bamgkit. Dedi pun kembali memperoleh panggilan mengikuti seleksi di Green Force, julukan Persebaya, pada Liga Indonesia III.

''Saya dipanggil oleh Rudy Bahalwan (alm). Pertama datang, Rudy memanggil Aji Santoso untuk mengetes saya,'' terangnya.

Saat itu, Aji, yang kini jadi pelatih Timnas U-23, menjajalnya dengan tembakan-tembakan keras. Setelah itu, paparnya, arek Malang itu lapor ke Rusdy bahwa penampilan Dedi bagus.

''Saya jadi semangat untuk ikut seleksi dan akhirnya masuk. Saya di Perseaya selama tiga musim,'' ujarnya.

Di tim asal Kota Pahlawan, julukan Surabaya, itu, Dedi masuk bagian tim ketika Persebaya juara. Ini menjadi capaian tertingginya selama menjadi pemain.

''Setelah dari Persebaya, saya ke Mitra Surabaya dan Persegi Gianyar,'' lanjutnya.

Namun, dengan label pernah membela Persebaya sangat membantu perjalanan karirnya hingga pensiun dan memutuskan menjadi pelatih. Persibo Bojonegoro, Deltras Sidoarjo, PS Mojokerto Putra, dan Bontang FC menjadi pelabuhan karirnya memoles kiper.

Lama bergelut di lapangan hijau membuat Dedi pun jarang berkantor di kesatuannya di Komando Armada Timur (Koarmatim) di Ujung, Surabaya. Menurutnya, selama hampir 24 tahun berkecimpung di militer, bisa dihitung jari dia masuk kantor.

''Namun, bukan menjadi masalah karena saya mengantongi surat dispensasi. Saya dari sepak bola juga ingin mengharumkan korps,'' pungkasnya. (*)

Seklas tentang
Nama: Dedi Siswanto
Usia: 44  tahun
Posisi masih aktif: kiper
Karir
Pemain: PSAL, Persebaya Surabaya, Mitra Surabaya, Persegi Gianyar
Pelatih: Persebaya U-21, Persibo Bojonegoro, PS Mojokerto Putra, Deltras Sidoarjo, Bontang FC, Porprov Sidoarjo

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com