www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Senin, 15 Juni 2015

Terlalu Berani Memaksakan Strategi

COACH: Ibnu Grahan
INDONESIA gagal total dalam cabang olahraga (cabor) sepak bola dalam SEA Games 2015. Memalukannya lagi, di babak semifinal dan perebutan perunggu, sepuluh gol bersarang ke gawang merah putih.

Permainan Evan Dimas dkk pun tak lepas dari perhatian Ibnu Grahan. Pelatih Persebaya Surabaya di ajang Indonesia Super League (ISL) itu pun memberikan kritikannya. Dia bertemu dengan penulis saat menyaaksikan sebuah pertandingan persahabatan di Gelora 10 Nopember, Surabaya, pada Senin sore (15/6/2015) atau beberapa jam setelah Indonesia kalah oleh Vietnam dalam laga perebutan medali perunggu SEA Games 2015 di Singapura .

Bagaimana dengan hasil Indonesia di SEA Games 2015?
-Tentu belum sesuai harapan. Namun, coach Aji (Santoso) seharusnya tak boleh menyerah sebelum pertandingan.

Kok bisa?
-Dia membandingkan persiapan Indonesia dengan negara lain. Seharusnya tidak boleh begitu. Turun di SEA Games mau nggak mau kita harus siap.

Meski hanya hitungan minggu?
-Pelatih harus mengoptimalkan persiapan dan juga mengoptimalkan kemampuan pemain yang ada dengan meracik strategi yang jitu.

Timnas U-23 selalu memakai strategi 4-3-2-1?
-Itu terlalu berisiko. Banyak strategi yang bisa diterapkan dengan melihat materi yang ada.

Menurut Anda strategi apa yang pas sebenarnya?
-Seharusnya strategi bermain bertahan yang diutaman. Kalau main terbuka, tentu Thailand dan Vietnam punya stamina yang bagus karena persiapan yang katanya sudah lama.

Untuk materi?
-Dua bek yang kita miliki, Syaiful Indra di kanan dan Abdu Lestaluhu memang punya naluri menyerang. Tapi, dari yang saya lihat, umpan silangnya, khususnya Syaiful hampir tak ada, Kan lebih bagus dimainkan pemain dengan bertahan yang bagus. Di posisi itu kan ada  I Putu Gede Juniantara.

Kalau untuk menyerangnya?
 -Coach Aji harus memasang dua sayap yang punya kecepatan tapi juga kuat dalam bertahan. Saya lihat di Timnas U-23 itu ada seperti itu.

Tak lama bercakap-cakap, Ibnu pun meninggalkan Gelora 10 Nopember karena ada keperluan. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com