www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Kamis, 27 Agustus 2015

Masih Lincah di Usia Uzur

Erik Ibrahim di Karangan
Bertahan di kompetisi sepak bola Indonesia lebih dari 20 tahun bukan hal yang mudah. Tapi, itu mampu dilakoni oleh Erik Ibrahim.
-
SEBUAH asap rokok mengepul dari bibirnya. Topi warna hitam pun membuat orang banyak yang tak mengetahui sosok lelaki bernama Erik Ibrahim.

Tapi, tak lama kemudian, dia sudah berganti dengan kostum kiper. Kaos hijau dan celana hitam membuatnya masih seperti 20 tahunan lalu.

Ya,Erik merupakan salah satu kiper yang sudah tak diragukan kualitasnya. Bahkan, dia melakoni karirnya itu tanpa pernah berhenti alias menganggur.

''Saya memulai karir dari Bandung. Mulai dari Persib Bandung Junior hingga Senior,'' kata Erik saat ditemui di Lapangan Karangan, Surabaya.

Di Karangan, dia bukan tengah berlatih. Tapi, Erik dipercaya rekan akrabnya, Lulut Kistono, untukn mengawal gawang PS Keres dalam sebuah turnamen galadesa.

Bersama Maung Bandung, julukan Persib, dia bertahan cukup lama. Erik baru hengkang pada 1989.

''Saya ke Petrokimia Putra Gresik. Saat itu, banyak pemain asal Bandung di sana. Ada yang membela Petrokimia tapi ada juga yang membela Persegres,'' kenang Erik.

Di tim Kota Pudak, julukan Gresik, Erik menjadi pilihan utama pelatih Bertje Matulapelwa. Hanya, lelaki kelahiran 1967 itu  bertahan setahun di sana.

Setelah itu, lelaki dengan tinggi 180 sentimeter mulai berpindah ke berbagai klub. Mitra Surabaya, Gelora Dewata Bali, dan BPD Jateng menjadi pelabuhan karirnya.

''Paling lama di Gelora Dewata. Saya balik lagi dan bertahan lumayan lama di sana,'' ungkap Erik.

Bahkan, menjelang akhir karirnya, dia masih bisa menjalani peran ganda. Sebagai pelatih kiper sekaligus didaftarkan sebagai penjaga gawang.

''Di Persela Lamongan, Mitra Kukar, dan Persisam Samarinda saya melakoni tugas itu. Tapi bukan sebagai kiper nomor satu,'' ujar Erik.

Kini, di Persebaya Surabaya, bapak tiga anak tersebut fokus sebagai pelatih. Hanya, sebuah ajakan dari Lulut membuatnya tak kuasa menolak.

''Kan hanya iseng untuk cari keringat bukan kompetisi resmi,'' tambah Erik.

Meski sudah uzur, tapi aksinya di Lapangan Karangan tak pudar. Dia beberapa kali menggagalkan peluang lawan mencetak gol. Berhadapan satu lawan satu pun mampu diatasinya. Padahal, penyerang lawan usianya ajauh di bawahnya.

Dalam turnamen tersebut, Erik sudah dua kali tampil yakni melawan Wiyung All Star dan Pusaka Karangan. (*)

Sekilas tentang
Nama: Erik Ibrahim
Usia: 48
Tinggal: Bali

Karir
Junior:
Persib Bandung

Senior:
Persib Bandung, Petrokimia Putra Gresik, Mitra Surabaya, Gelora Dewata Bali, Mitra Surabaya, BPD Jateng, Persela Lamongan, PKT Bontang, Mitra Kukar, Persisam Samarinda

Pelatih
Persela Lamongan, PKT Bontang, Mitra Kukar, Persisam Samarinda, Timnas Senior

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com