www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 15 September 2015

Reuni Seteru yang Lama Tak Bertemu

ITALIA: Bejo Sugiantoro, Anang Ma'ruf, dan Nurul Huda
Proyek Primavera menjadi salah satu agenda ambisius PSSI. Tujuannya untuk mengangkat prestasi sepak bola Indonesia. Sayang, asa itu gagal.
--
ADA Anang Ma;ruf dan Nurul Huda di sebuah lapangan di Surabaya Barat. Itu terjadi pada September 2015.

Bukan pada 1994 atau 1995. Tempatnya juga bukan Italia.

Jika merunut mundur 20 tahun lalu, keduanya tentu masih sangat muda. Saat itu, keduanya sama-sama tengah digembleng di PSSI Primavera.

Primavera merupakan sebuah ajang kompetisi kelompok umur yang ada di Italia. Semua klub, khususnya Serie A, kasta tertinggi, mempunyai tim yang terjun di sana. Anang dan Nurul pun masuk dalam tim tersebut.

Menariknya, keduanya beroperasi di tempat yang sama, bek kanan. Hanya, posisi inti lebih banyak jatuh ke tangan Anang.

Dua tahun lamanya keduanya digembleng di Negeri Pizza, julukan Italia. Hingga akhirnya pada 1995, keduanya pun kembali ke Indonesia dan sama-sama ke Persebaya Surabaya. Namun, setelah itu, keduanya pun berpisah jalan.

Anang masih setia di Green Force, julukan Persebaya, dan Nurul ke Pelita Jaya. Setelah itu, keduanya pun tak pernah bersama lagi.

Jadi, pertemuan di Lapangan Karangan, Wiyung, awal September tersebut menjadi sebuah reuni. Keduanya pun turun ke lapangan bersama-sama membela PS Keres, Surabaya.

Hanya, Nurul yang mengalah. Dia bergeser menjadi gelandang. Sedang Anang tetap di posisi aslinya, bek kanan.

''Mereka produk Primavera yang jarang bisa main bareng,'' kata Bejo Sugiantoro, mantan libero tim nasional Indonesia yang juga digembleng di Italia. Hanya, dia di bawah proyek Baretti atau setelah Primavera.

Meski sudah tak muda lagi, Anang dan Nurul sama-sama berusia 39 tahun, tapi sisa kejayaan keduanya tak hilang. Anang dengan ketenangannya dan Nurul dengan gerakannya yang eksplosif membuat PS Keres mampu tampil bagus.

Sayang, kehidupan keduanya di luar lapangan hijau tak segemilang beberapa rekannya seperti Kurniawan Dwi Yulianto atau Yeyen Tumena. Bahkan, Anang menjadi pembicaraan setelah memutuskan menjadi tukang ojek online.  Tabungan yang dirintisnya sejak muda ludes karena investasinya yang gagal.

Sementara, Nurul menekuni sebagai pelatih di sebuah akademi sepak bola di Sidoarjo. Pendapatannya tak sebesar semasa dia menjadi pesepak bola profesional. (*)

Sekilas duet Primavera
1.Anang Ma;ruf
Usia: 39 tahun
Posisi; bek kanan
Klub yang dibela: Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Gresik United, PS Mojokerto Putra, Surabaya Muda
Pelatih: Surabaya Football Club, Simo United

2. Nurul Huda
Usia: 39 tahun
Posisi; Bek kanan
Klub yang dibela: Persebaya Surabaya, Pelita Jaya, Pelita Solo, Deltras, PSIS Semarang, Persema Malang, Persijap Jepara, Persida Sidoarjo
Pelatih: Akademi Sepak Bola Real Madrid  

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com