www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 09 Oktober 2015

Anang Kini Pegawai Dispora Surabaya

HIDUP : Anang Ma'ruf rapi dengan baju batik
Anang Ma'ruf termasuk salah satu legenda sepak bola Indonesia. Sayang, kini kehidupannya tengah dapat cobaan. Namun, Pemerintah Kota Surabaya mulai memberikan perhatian kepadanya. Bentuknya apa?
--
DIA tak memakai celana pendek dan kaos olahraga. Padahal, dulunya dia merupakan bintang lapangan hijau yang membela Indonesia di berbagai ajang internasional.

Bukan juga dengan memakai jaket hijau kombinasi hitam yang membuat sosok seorang Anang Ma'ruf mendapat banyak simpati. Ini karena dia memilih menjadi tukang ojek online seolah investasinya di Bali gagal total dan membuat tabungannya ludes.

Tapi, pada Kamis pagi itu (8/10/2015), Anang memakai baju batik, celana panjang hitam, dan sepatu kulit hitam. Dia pun berada di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, tempat yang membuat namanya melambung bersama klub yang dibela, Persebaya Surabaya.

''Sekarang saya kerja menjadi staf pengelola Stadion Gelora 10 Nopember. Pekerjaan ini mulai saya jalani per 1 Oktober lalu,'' kata Anang yang didampingi seniornya yang juga mantan kapten Persebaya Ibnu Grahan.

Menurutnya, dia dipanggil oleh salah satu petinggi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya. Itu setelah kisah kehidupannya mencuat di media massa karena terjun sebagai pengemudi ojek online.

''Saya terima tawaran itu. Alhamdulillah, akhirnya saya dapat perhatian dari pemerintah kota,'' ungkap lelaki 39 tahun tersebut.

Ya, konstribusi Anang bagi Surabaya sangat besar. Dia dua kali mampu membawa Green Force, julukan Persebaya, menjadi juara Divisi Utama, saat itu masih merupakan kasta tertinggi di kompetisi sepak bola Indonesia. Itu pada musim 1996/1997 dan 2004.

Bahkan, dia juga membela Timnas Indonesia pada 1995-1999. Dengan konstribusi medali perak SEA Games 1997 dan perunggu dua tahun kemudian.

Nah, saat masih berada di puncak itu, Anang tak terlalu memikirkan pekerjaan. Padahal, beberapa rekannya sempat bekerja menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Surabaya. Kini, statusnya pun sudah menjadi pegawai tetap.

''Ya nggak apa-apa saya belum tetap. Butuh proses ,'' tambah Anang.

Dengan status pegawai Dispora, Anang pun tak lagi terjun sebagai tukang ojek online. Sejak pagi hingga sore, dia berada di Stadion Gelora 10 Nopember.

''Namun, saya masih punya waktu untuk melatih anak-anak di SSB Simo United,'' lanjut pemain yang juga pernah membawa Persija Jakarta juara Divisi Utama di musim 2001 tersebut.

Sebenarnya, Anang pun mulai menekuni sebagai pelatih. Musim ini, dia merangkap sebagai asisten pelatih di tim Liga Nusantara, Persekama Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Sayang, dibekukannya PSSI oleh Menpora membuat kompetisi Liga Nusantara pun ikut tak bergulir. Anang pun sempat limbung dengan kondisi ini.Sehingga, lelaki yang dikenal mempunyai akurasi umpan yang akurat tersebut melamar menjadi tukang ojek online. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com