www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Minggu, 20 Maret 2016

Kiper Kecil dengan Skill Tinggi

SELEKSI: Wahyu usai latihan bersama Surabaya United
Surabaya United kedatangan mantan kiper Timnas Indonesia Wahyu Tri Nugroho. Kansnya bergabung pun sangat besar.
--
KAOS hijau dan celana panjang hitam dikenakannya. Dia memakainya karena berposisi sebagai kiper.

Sejak Sabtu (19/3/2016), kiper bernama Wahyu Tri Nugroho tersebut menalani seleksi di Surabaya United.

''Masih coba-coba di sini. Semoga aja bisa masuk,'' kata Wahyu.

Dia pun langsung dijajal dalam internal game. Aksinya beberpa kali membuat gawang tim utama aman dari serangan lawan.

Hanya, dari sisi kompetisi, Wahyu sudah lama tak merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya Hampir dua tahun, kiper binaan SSB Putra Sukoharjo, Sukoharjo, Jawa Tengah, tersebut hilang dari orbit

''Ya setelah kompetisi vakum, saya nggak main. Di rumah saja  meski latihan tetap rutin,'' jelas kiper yang kali terakhir mengawal gawang Persiba Bantul, DI Jogjakarta tersebut

Namun, iry tak mengurangi Kualitas dan kemampuan lelaki 30 tahun tersebut. Alasannya, sejak junior, Wahyu selalu menjadi pilihan utama tim nasional.

Meski secara postur, kiper kelahiran 27 Juli 1986 tersebut kurang ideal. Tingginya ''hanya'' 170 centimeter.

Di Surabaya United, postur Wahyu kalah jauh dengan Ryan Thomas, kiper lainnya. Tinggi penjaga gawang nomor satu saat Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut ,mencapai 185 centimeter.

Dia menutupi dengan skill. Binaan dari SSB Sukoharjp dan dilanjutkan dengan Timnas U-15 di Medan, Sumatera Utara, membuat insan sepak tak pernah sangsi dengan nama Wahyu, yang kadang suka disebut dengan WTN itu.

Usai dari Timnas U-15, karir Wahyu berlanjut ke Timnas U-17 dan U-19. Setelah itu, dia mengembangkan karir bersama Persiba Bantul yang menjadi gemblengan para penggawa U-19.

'Kemampuannya yang terus menanjak membuat Wahyu membela Persis Solo di musim 2006-2009. Laskar Samber Nyawa, julukan Persis Solo, dibuatnya disegani di kancah sepak bola nasional.

Usai dari Persis, Wahyu kembali ke Persiba Bantul hingga kompetisi valum pada 2014. ''Sebenarnya, saya pingin balik ke Persis. Tapi, saya SMS (layanan pesan singkat) ke Agung Setyabudi (pelatih Persis) tidak ada reaksi,'' ucap dia.

Namun, Wahyu pun tak perlu meratapi hal tersebut. Jalan karirnya di sepak bola bisa kembali terdongkrak bersama Surabaya United.

''Wahyu kiper yang bagus. Kalau ada kecocokan, dia segera kami ikat,'' terang pelatih Surabaya United Ibnu Grahan (*)

Sekilas Wahyu Tri Nugroho

-Dibesarkan di SSB Putra Sukoharjo seangkatan dengan mantan penyerang Deltras dan Arema Putut Waringin Jati

-Sejak kecil Wahyu sudah meninggalkan kampung halamannya di sebuah desa di Sukoharjo

-Selalu setia membela tim. Dalam karir seniornya hanya ada dua klub yang diperkuat yakni Persiba Bantul dan Persis Solo

-Punya hobi yang jauh dari urusan sepak bola yakni surfing

-Selama tes di Surabaya United, membawa mobil sendiri dengan plat nomor AB (Jogjakarta)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com