www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 25 Maret 2016

Menangis Lihat Kondisi Kadipolo


Dia ada di Solo hanya lima musim. Tapi, rentang waktu tersebut membuat Heri Waskito selalu terhari bila datang ke kota tersebut.
--
SEAKAN tak ada habisnya jika berbicara tentang Arseto. Dengan semangat Heri Waskito menceritakan setiap jenggal tentang klub yang didirikan di Jakarta pada 1979 itu.

Klub yang dimiliki Sigit Hardjojodanto, putra presiden II Republik Indonesia Soeharto, merupakan klub profesional pertama Heri. Sebelumnya, dia digembleng di Persebaya Junior dan PSSI Garuda II.

''Saya memilih Arseto karena pemain PSSI Garuda II diarahkan ke sana. Jadi, saya ikut,'' kenangnya.

Dengan banyaknya alumnus PSSI Garuda II itu memuat dia tak mengalami masalah dalam hal adaptasi. Suasana Solo yang tenang dan keramahan warga membuat Heri seolah melupakan Surabaya dan Sidoarjo.

Mess pemain di Kadipolo yang dihuni selama lima musim membuatnya tak bisa dilupakan. Seluk beluk bangunan bekas rumah sakit tersebut masih diingat.

''Kamarnya di sebelah mana saya ingat,'' tambah Heri.

Sehingga, dia menangis saat mengetahui kondisi Mess Kadipolo sekarang. Ya, sekarang tersebut sudah tak terawat.

Bangunan itu dikelilingi tanaman-tanaman liar. Padahal, dulu saat ditempati sangat asri.

''Saya menangis pas lewat sana. Kok bisa jadi seperti ini,'' lanjut Heri.

Selain mess, di Arseto pula dia memperoleh saudara-saudara baru. Hinggi kini, dia masih sering menjalin hubungan dengan para jajaran di Arseto mulai pelatih hingga pemain dan ofisial.

''Sering kontak-kontak juga,'' pungkas Heri. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com