www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 22 Maret 2016

Pernah Ditangani Ronald Koeman

DEPAN: Emile Bertrand Mbamba
Tak semua pemain asing di Indonesia kelas kacangan. Ada yang pernah merakan kerasnya kompetisi dan antarklubnya.
--
''Sebentar ya, saya mandi dulu.'' kata Emile Bertrand Mbamba yang baru saja berlatih bersama Surabaya United.

Kaos dan celana yang kotor serta buliran keringat membuat lelaki 34 tahun tersebur harus membersihkannya. Dengan lapangan Brigif yang sedikit jeblok, membuat Mbamba, begitu dia akrab disapa, sering jatuh bangun.

Apalagi, karakter permainannya yang ngeyel, membuat pemain asal Kamerun yang berposisi sebagai penyerang tersebut dijatuhkan lawannya dalam internalgame. Tak lama kemudian, usai berganti kaos dan celana, Mbamba pun duduk di tribun mini lapangan yang masuk dalam wilayah Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, tersebut.

''Saya sudah betah di Indonesia. Sejak 2007 sudah ada di sini  sehingga sudah tak ada masalah,'' terang Mbamba.

Bertahan lama di kompetisi Indonesia bukan sebuah hal yang mudah. Hanya pesepak bola dengan skill tinggi dan tahan banting yang bisa melakukannya.

Skill dan kemampuan Mbamba memang tak perlu diragukan. Semua karena dia pernah digembleng dalam kompetisi Eropa.

''Saya memulai karir sepak bola profesional dari Belanda. Dari junior dan senior, saya membela Vitesse Arnhem. Di sana, saya sempat dilatih Ronald Koeman,'' kenang pemain kelahiran 28 Oktober 1982 di Youndee itu.

Koeman merupakan salah satu legenda hidup Belanda. Kini, dia menjadi pelatih di Premier League Inggris, Southampton.

Di Vitesse, Mbamba bertahan selama empat musim. Pada 2005, dia hijrah ke Israel dengan membela Maccabi Tel Aviv.

''Saya kembali merasakan kompetisi Eropa. Sebuah pengalaman yang sangat luar biasa,'' ujar Mbamba.

Garis nasib akhirnya membawa ke Indonesia. Seorang teman mengajaknya untuk mengadu nasib di negeri yang belum pernah dikenaknya itu.

Usai tak diperpanjang klub Portugal Victoria Setubal, pemain dengan tinggi 177 sentimeter tersebut mendarat di Arema Malang.

''Habis setahun di Indonesia. Saya pergi ke Sorea Selatan dengan membela Daegu dan dilanjutkan ke Bulgaria,'' ungkap Mbamba.

Namun, kenangan dengan sepak bola Indonesia tak pernah dilupakan. Begitu ada tawaran kembali, Mbamba tak bisa menolak.

''Bontang FC menjadi tujuan. Setelah itu, saya pindah ke berbagai klub seperti Persema Malang, Persepar Palangkaraya, hingga Persiba Bantul,'' tambah Mbamba.

Surabaya menjadi kota yang membuatnya bisa bertahan lama. Apalagi, dia cocok dengan manajemen yang dinakhodai Gede Widiade.

Tapi, beda dengan pemain asing lain, Mbamba ternyata tak memperistri orang Indonesia. Belahan jiwanya tinggal jauh di Paris, Prancis.

''Saya sudah punya satu anak,'' terangnya tanpa menyebut nama istri dan anaknya. (*)



Sekilas Emile Mbamba
Nama lengkap: Emile Bertrand Mbamba

Bahasa Indonesianya lancar karena sudah 9 tahun tinggal

Selalu berpindah klub setiap tahun

Mengaku punya banyak teman di Indonesia

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com