www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Senin, 23 Mei 2016

Belum Tertarik Kembali Tangani Timnas

PERDANA: Widodo Cahyono Putro
Masuk jajaran pelatih tim nasional Indonesia menjadi incaran banyak orang. Namun,itu tak berlaku bagi Widodo Cahyono Putro.
--
PARA wartawan langsung mendatangi Widodo Cahyono Putro di Gelora Delta, Sidoajo, pada Sabtu pagi (21/5/2016). Mereka ingin wawancara dengan lelaki yang kini menjadi pelatih kepala Sriwijaya FC Palembang, Sumatera Selatan, tersebut.

Tujuannya memperoleh komentar guna mengorek informasi sebelum Sriwijaya FC sebelum menantang Bhayangkara Surabaya United di tempat yang sama pada Minggu malam (22/5/2016). Dengan telaten, pelatih berusia 45 tahun tersebut meladeni semua pertanyaan wartawan.

Setelah selesai, Widodo menemani anak asuhnya kembali ke bus. Tapi, di sela-sela itu, ternyata lelaki asal Cilacap, Jawa Tengah, tersebut mendatangi penulis.

''Bagaimana kabarnya? Lama gak bertemu kita,'' kata Widodo.

Ya, hampir dua tahun penulis tak berjumpa dengan mantan penyerang nasional tersebut. Padahal, dua tahun lalu, hampir setiap hari bisa berjumpa dengan Widodo.

Itu terjadi karena dia mendampingi Alfred Riedl yang tengah mempersiapkan Pasukan Garuda, julukan Timnas Indonesia, mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara).

Ya, setelah tak lagi menangani klub, Widodo dibutuhkan untuk mendampingi opa asal Austria tersebut. Sayang, di ajang Piala AFF, Indonesia gagal menjadi juara. Langkah Zulkifli Syukur dkk sudah terhenti di babak penyisihan.

Setelah sempat menghilang, Widodo sempat terekam menangani Perssu Sumenep, tim Divisi Utama dari Pulau Madura dan juga Persegres Gresik. Namun, kesukesan belum menghampiri.

Predikat pelatih gagal sempat ditempelkan kepada Widodo. Dari jejak  yang ada, mantan pemain Warna Agung, Petrokimia Gresik, dan Persija Jakarta ini kurang bersinar sat menangani Petrokimia Putra, Persela Lamongan, dan Persijap Jepara. Tapi, siapa sangka, namanya tiba-tiba ditunjuk menjadi arsitek  Sriwijaya FC. Padahal, sebelumnya, namanya tak pernah masuk dalam nominator.

Melatih di Sriwijaya FC juga menjadi pengalaman pertamanya menangani tim dari luar Jawa. ''Sekarang jarak bukan masalah. Dua atau tiga jam dari Palembang sudah bisa sampai di rumah,'' ujarnya.

Pilihan tim jelmaan Persijatim Jakarta Timur tersebut kepada Widodo tak salah. Hingga empat kali pertandingan, Sriwijaya FC belum terkalahkan dalam Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Terakhir, Bhayangkara Surabaya United dipermalukan di Gelora Delta dengan 1-0.

Capaian ini membuat Widodo semakin tertantang.Dia ingin membawa tim barunya keluar sebagai pemenang.

Ini membuat dia tak lagi tertarik kembali menjadi bagian tim pelatih timnas Indonesia. Meski, saat ini, PSSI tengah mencari  pelatih yang akan menangani Pasukan Garuda.

''Saya di Sriwijaya FC saja dulu. Kondisi tim lagi bagus,'' ujarnya.

Dia ingin posisi pelatih atau asisten diberikan kepada sosok yang tengah menganggur. Ini, ujar Widodo, akan lebih bermanfaat karena konsentrasinya tak terbagi. (*)


0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com