www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Minggu, 21 Agustus 2016

Pulang ke Malang karena Arema

PELATIH: Effendi Aziz
Arema sekarang menjadi tim yang disegani. Tapi, sudah banyak yang tak tahu siapa pemain yang kali pertama membela klub dengan logo kepala singa tersebut.
--
RAMBUTNYA memulai memutih. Kepulan rokok pun meluncur deras dari mulutnya.

Perubahan fisiknya berbeda dengan saat masih aktif di lapangan hijau. Perutnya mulai terlihat membesar.

Beda saat bertemu tiga tahun lalu. Atau malah saat masih berstatus sebagai pesepak bola.

''Saya sudah tak muda lagi. Kini, usia saya sudah 59 tahun,'' kata lelaki yang bernama Effendi Aziz tersebut.

Di era Galatama dulu, namanya cukup disegani. Posisinya sebagai gelandang membuat dia sempat masuk dalam Liga Selection, kumpulan pemain-pemain terbaik Galatama yang membela Indonesia di ajang internasional.

''Itu saat saya masih bermain di Arseto. Liga Selection kan banyak pemainnya dari sana,'' kenang Effendi.

Baginya, Arseto merupakan bagian dari perjalanan karirnya di sepak bola profesional. Dia membela klub keluarga Cendana, sebutan bagi keluarga Presiden RI Soeharto, tersebut saat masih bermarkas di Jakarta.

''Saat masuk di awal 1980-an, ada dua klub yang lebih dulu serius menawari. Klub tersebut adalah Warna Agung dan UMS. Keduanya sama-sama dari Jakarta,'' kenang Effendi.

Tapi ternyata semua berubah. Tawaran dari pelatih yang diseganinya, Solekan, membuat dia berbaju Arseto.

Effendi juga mengikuti klub milik Sigit Harjojudanto tersebut ketika pindah ke Solo pada 1983. Di Arseto, dia menjadi bagian saat meraih juara Piala Liga pada 1985.

''Tapi, kemudian saya pindah ke Malang saat ada Arema pada 1987. Ada beberapa pemain Arseto yang ikut pindah. Salah satunya Mahdi Haris,'' lanjut Effendi.

Sehingga, bisa dikatakan, dia merupakan deretan pertama pemain yang berkostum Arema. Pilihannya membela Singo Edan, julukan Arema, tak lepas dari tanah kelahirannya di kota kedua terbesar di Jawa Timur tersebut.

Hanya, setelah pensiun dari Arema, dunia kepelatihannya tak pernah di Arema. Perseta Tulungagung paling lama memakai jasanya.

Effendi juga tak malu untuk menangani pemain muda. Di Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2016, dia tercatat menangani Senopati Malang yang dibawanya lolos ke Zona Jatim. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com