www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Jumat, 17 Februari 2017

Abdul Khamid, Si Tendangan Geledeg Alumnus PSSI Garuda (2)

Abdul Khamid membela Niac Mitra hingga bubar

Di Niac Mitra kesetiaan Abdul Khamid layak diacungi jempol. Dia baru pindah setelah klub tersebut bubar
--
SEBUAH botol mineral di tangan Abdul Khamid. Sesekali dia memukulkannya ke lantai di sela-sela perbincangan.
 Semua orang di sekitar Stadion R. Soedrasono, Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, sudah paham. Khamid, sapaan karib Abdul Khamid, merupakan salah satu bintang sepak bola yang pernah lahir di Bumi Sakera.
 Dia akan selalu bersemangat jika menceritakan kehebatan di masa lalunya. Klub yang mengangkat karirnya adalah Niac Mitra.
 Lelaki yang kini berusia 59 tahun tersebut bergabung dengan usai berada di PSSI Garuda I, proyek ambisius milik PSSI. Penampilan Khamid mampu memikat pemilik Niac Mitra, A. Wenas.
 Permainan taktisnya di lini tengah dianggap mampu membawa kembali prestasi Niac Mitra. Apalagi, kebetulan, klub asal Surabaya tersebut tengah melakukan regenerasi.
 Para pemain yang sudah dianggap uzur digantikan oleh tenaga-tenaga muda. Khamid menjadi bagian tim saat Niac Mitra menjadi juara Galatama, kompetisi sepak bola semi profesional yang pernah ada di Indonesia, pada musim 1987/1988.
 Sayang, setahun kemudian, Khamid dkk gagal mempertahankan gelar. Mereka harus puas di posisi kedua di bawah Pelita Jaya. Ironisnya, Niac Mitra gagal karena kalah selisih gol.
  Poin yang dikumpulkan kedua klub sama, yakni 46. Hanya, Pelita, yang dimiliki keluarga Bakrie, mengemas 51 gol dan kemasukan 21 gol. Sedang Niac ''hanya' menjebol gawang lawan 46 kali dan kemasukannya sama dengan Pelita.
 Kebersamaan Khamid dengan Niac Mitra akhirnya berakhir pada 1990. Bukan karena dia sudah tak dipakai, tapi karena Wenas membubarkan klub tersebut.
 Setelah itu, Khamid mulai berpetualang dari satu klub ke klub yang lain. Petrokimia Gresik hingga Persiba Balikpapan.
 ''Saya pensiun di saat usia yang sudah tak muda. Hampir 40 tahun,'' kenang Khamid. (*-bersambung)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com