www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 14 Februari 2017

Abdul Khamid, Si Tendangan Geledek Alumnus PSSI Garuda I (1)

Abdul Khamid saat di Stadion R. Soedrasono
Indonesia pernah punya pemain dengan tendangan kerasnya yang terkenal. Namun, di hari tuanya, dia hanya memegang SSB.
--
SEORANG lelaki memakai topi putih dan kaos putih duduk di pinggir lapangan Stadion Pogar,Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (10/2/2016). Dia tengah asyik berbincang dengan mantan pemain Arema Sunardi.

Tak lama kemudian, lelaki tersebut beranjak keluar. Dia kemudian duduk di atas sepeda motornya yang terparkir di depan stadion tersebut.

Beberapa orang silih berganti mengajaknya berbincang. Bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan, khususnya insan sepak bola ternyata sosok tersebut sudah sangat familiar.

Dia adalah Abdul Khamid. Di era 1980-an, dia menjadi sosok yang mengharumkan nama daerahnya asalnya tersebut.

''Sejak 1981, saya dapat panggilan masuk Garuda I. Sejak itu, saya membela Timnas Indonesia,'' kata Khamid, sapaan karibnya.

Selama hampir empat tahun,lelaki yang kini berusia 59 tahun tersebut digembleng di proyek ambisius pertama PSSI tersebut.

''Pelatih yang menangani awal antara Edy Sofyan. Setelah itu ada beberapa pelatih termasuk Barbatana dari Brasil,'' kenang Khamid sambil duduk di pintu masuk stadion.

Selama berada di PSSI Garuda I, dia pun melanglang buana. Salah satunya, Khamid pernah berlaga di Piala Raja di Thailand.

Usai dari PSSI Garuda, Khamid tak pulang kampung. Bakat besarnya tercium oleh pemilin Niac Mitra, A. Wenas.

Khamid ditarik klub legendaris dari Surabaya tersebut. Kebetulan, Niac juga tengah melakukan regenerasi pemain.

''Saya membela Niac Mitra hingga klub tersebut bubar.'' (*-bersambung)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com