www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Hanya Beda Satu Huruf

PENAMPILANNYA tak berubah. Baginya, berpakaian rapi dan macho menjadi trade marknya.
 Tapi, itu sesuai dengan kualitas yang dimiliki. Apalagi, musim lalu dia merupakan pelatih tim besar Persija Jakarta di ajang Torabica Soccer Championship.
 Namun, kedekatananya dengan Ketua Persida Ahmad Riyadh, pelatih dengan nama lengkap Muhammad Zein Alhadad tersebut memilih menangani tim dekat dengan tempat tinggalnya, Surabaya, Persida Sidoarjo.
 ''Saya di sini saja. Persija kan sudah ada Teco (Stefano Cugurra),'' kata Mamak.
 Dengan ilmu dan lisensi yang dimiliki, sebenarnya banyak klub yang meminangnya. Status sebagai mantan asisten pelatih Timnas U-23 juga mengangkat namanya.
 ''Cari yang dekat dan serius. Kebetulan Riyadh menawari ke Persida, ya saya terima,'' ujar Mamak, sapaannya.
 Baginya, Sidoarjo juga bukan kota yang asing. Mamak selalu melewati jika ingin ke rumah istrinya yang asli Bangil, Kabupaten Pasuruan.
 Tenaga dan pikiran Mamak juga pernah dipakai oleh Deltras. Klub itu sukses dibawanya menembus babak semifinal Copa Indonesia 2008. Ketika itu, Mamak juga terpilih sebagai pelatih terbaik di ajang tersebut.
 Sebagai pelatih, Mamak memulai karirnya dari Assyabaab Salim Group Surabaya. Setelah itu, lelaki berdarah Timur Tengah tersebut memoles Persijatim dan Persebaya Surabaya.
  Usai dari Persebaya, Mamak lama menghilang dan muncul kembali di Deltras. Bersama tiga rekannya, Aji Santoso, Mustaqim, dan Benny Van
 ''Hanya beda huruf saja, j dan d.  Satunya Persija dan satunya Persida,'' canda Mamak. (*)


   
Read More

Mamak Tangani Persida Sidoarjo

PERSIDA Sidoarjo akhirnya punya pelatih baru. Dia adalah Muhammad Zein Alhadad.
 Lelaki yang akrab disapa Mamak ini malah sudah langsung turun ke lapangan. Dia ingin memantau langsung calon anak buahnya yang akan berlaga di Liga 1 nanti.
 ''Saya melihat banyak pemain potensi di sini. Saya akan membawa Persida berprestasi,'' kata Mamak.
  Di antara pemain yang mengikuti seleksi Persida beberapa sudah kenyang  di pentas Indonesa Super League (ISL) atau yang sekarang disebut sebagai Liga 1. Di antara mereka ada Fachrudin dan Dodok Anang.
 Kedua pemain ini pernah sama-sama membela Sriwijaya FC saat juara di tangan Kashartadi. Musim lalu, Fachrudin dan Dodok juga sama-sama membela Persik Kediri.
 Masuknya nama Mamak cukup mengejutkan. Sebelumnya, tak pernah terdengar namanya dalam bursa pelatih Laskar Jenggolo. Alasannya, musim lalu, dia menukangi tim Liga 1 Persija Jakarta.
  ''Bagi saya nggak masalah menangani Liga 2. Biar ilmu yang saya dapat bermanfaat,'' jelas Mamak.
  Sebelum Mamak masuk, latihan Persida dipimpin Jamrawi. Dengan masuknya Mamak, posisinya jadi asisten pelatih.
 Bagi Jamrawi, Mamak bukan orang asing. Keduanya pernah berkostum Niac Mitra saat sama-sama menjadi pemain.
 Guna menjajal kualitas pemain, rencananya pagi ini, Persida akan melakukan uji coba dengan sesama tim Liga 2, Persebo Bondowo. (*)
Read More

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com