www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 04 April 2017

Mat Halil, Usai Dipaksa Pensiun oleh Regulasi PSSI

KUMPUL: Mat Halil sudah tak berlatih bersama Persebaya
Kembali Dampingi Anak Asuh di Klub

Dia masih dibutuhkan oleh Persebaya yang berjuang mengarungi Liga 2. Sayang, regulasi membuat Mat Halil gagal mewujudkan ambisi kembali di kompetisi bersama Green Force.
--
SEORANG lelaki membawa tas kecil. Selangkah kemudian, dia masuk ke Lapangan Pandansari, Bungurasih, Sidoarjo, pada Selasa pagi (4/4/2017).

 Kehadirannya langsung disambut teriakan para pemain yang tengah berlatih. Rasanya sudah lama lelaki yang dikenal dengan nama Mat Halil tersebut tak ikut latihan.

 "Ya setelah Persebaya kembali diakui PSSI pada Januari lalu, saya juga jarang latihan di sini,'' katanya usai latihan.

 Ya, sebagai pesepak bola Green Force, julukan Persebaya, sudah menjadi kewajibannya bergabung dengan tim legendaris tersebut. Apalagi, Mat Halil merupakan kapten.

 Dia juga menjadi bagian dari Persebaya saat menjadi juara di Dirgantara Cup di Jogjakarta. Posisinya sebagai bek kiri masih susah digeser.

 Saat uji coba melawan PSIS di Stadion Gelora Bung Tomo,Surabaya, pada 19 Maret lalu, Halil tetap jadi starter. Ban kapten pun melilit di lengan.

 Sayang, sebulan mendekati kompetisi PSSI mengeluarkan regulasi. Awalnya, Liga 2 diperuntukkan bagi pesepak bola yang usianya di bawah 30 dengan lima pemain di atasnya. Artinya,  Halil masih bisa turun ke lapangan.

 Namun, bim salabim, aturan tersebut berganti. Liga 2 diperbolehkan untuk pesepak bola yang usianya di bawah 35.

 ''Saya sudah gak bisa main lagi. Pertandingan melawan PSIS ternyata menjadi pertandingan terakhir saya,'' ujar Halil sambil melakukan peregangan.

 Dia tak berontak. Halil menyadari itu dan sudah tak berlatih bersama rekan-rekannya lagi. Lelaki yang kini berusia 38 tahun tersebut juga tak masuk dalam daftar pelatih.

 Posisi ahli racik strategi dikomandoi oleh Iwan Setiawan. Dia dibantu oleh Lulut Kistono dan Ahmad serta Dedy Sutanto.

 ''Saya kembali mengelola klub saja. Mereka lebih butuh kehadiran saya,'' ujar pesepak bola yang sukses mengantarkan Jawa Timur meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2000 tersebut. (*) 


0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com