www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 30 Mei 2017

Parlin Siagian, Mantan Pemain Termahal di Sepak Bola Indonesia (2)

Parlin (kiri) dan menantunya, Ade Dharma.



Pemain Senior KTB pun Cocok


Skill tinggi bukan jaminan menembus Persebaya Surabaya. Untung, kegagalan itu malah memberikan banyak hikmah bagi Parlin Siagian.
--
BAKAT besar Parlin Siagian tercampakan dari kampung halamannya. Dia dianggap kalah bersaing oleh pemain-pemain lain yang bisa jadi kualitasnya di bawah lelaki yang kini berusia 50 tahun tersebut.

 Namun, siapa sangka, dicoretnya Parlin dicium tim lain. Oleh temannya, dia diajak mengikuti seleksi di Jakarta.

 ''Saya diajak ke Kramayudha Tiga Berlian. Bukan hal yang mudah bisa masuk dalam seleksi itu,'' kenang Parlin saat ditemui di rumah menantunya, Ade Dharma, di Sakura Regency, Ketintang, Surabaya, pada Senin malam (29/5/2017).

Saat itu, ungkap Parlin, KTB, kependekan Kramayudha Tiga Berlin, dihuni para pesepak bola dengan nama besar. Di tengah, dia harus bersaing dengan Rully Nerre dan Zulkarnain Lubis.

''Untung dalam seleksi, pemain-pemain senior yang ada cocok dengan saya. Saya akhirnya diterima di KTB,''

Kedatangan Parlin langsung memberikan magis. Kemampuannya dipadu dengan pengalaman senior-senior membuat KTB keluar sebagai juara Galatama. Saat itu, kompetisi sepak bola Indonesia masih terbagi dua yakni Galatama dan Perserikatan.

Klub yang berhome base di Palembang, Sumatera Selatan, tersebut mengungguli rival berat, Pelita Jaya.KTB unggul satu poin dari klub milik keluarga Bakrie tersebut.

Sebagai gelandang muda, namanya mulai jadi buah bibir.Dia dianggap sebagai titisan gelandang legenda Indonesia di era 1970-an, Junaedi Abdillah.

''Padahal, idola saya adalah pesepak bola Eropa.. ha ha ha..,'' ujar Parlin.

 Bersamanya,KTB mampu tiga kali menjadi juara Piala Liga. Hebatnya, itu dilakukan secara beruntun.

''Saya dan KTB menjadi juara Piala Liga pada 1988, 1989, dan 1990,'' lanjut Parlin.

Tapi, sebenarnya, capaian terhebat Parlin dengan kostum putih-merah KTB adalah menembus babak semifinal Liga Champions Asia. Klub milik Sjarnoebi Said tersebut di babak grup bergabung bersama salah satu klub kuat asal Mesir, Al Ahly, dan satu klub India, East Bengal.

Pada babak grup , KTB menempati peringkat kedua dan lolos ke babak semifinal melawan wakil Korea Selatan, Daewoo Royals. Sayang, mereka gagal menembus babak final karena kalah telak 0-3.Untung, dalam perebutan posisi III, KTB mengalahkan Al-Ittihad dengan skor tipis 1-0.

''Capaian itu belum ada yang disamai oleh klub Indonesia. Persipura kan hanya di AFC Cup,'' tandas Parlin. (*)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com