www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Minggu, 11 Juni 2017

Nino Sutrisno, Pelatih Persebaya saat Juara Perserikatan 1987/1988 (3-Habis)

Sudah Tak Terlibat dalam Organisasi Sepak Bola



Sukses membawa Persebaya juara Divisi Utama mengangkat namanya. Nino Sutrisno pun banjir tawaran.
--
MENANGANI tim sebesar Persebaya Surabaya sudah menjadi idaman banyak pelatih. Namun, tak banyak yang bisa mendapatkan kesempatan tersebut.

Tapi, Nino Sutrisno mampu meraihnya. Memang, itu diraih dengan dukungan rekan lamanya, Misbach.

Kepercayaan itu pun mampu dibalasnya dengan prestasi. Green Force, julukan Persebaya, mampu meaih juara perserikatan.

Bermain di Stadion Senayan, sekarang Gelora Bung Karno, Persija Jakarta mampu dikalahkan dengan skor 3-2. Dahaga prestasi selama 10 tahun bisa berakhir.

Namun, tahun berikutnya, Nino tak lagi bersama Persebaya. Namun, bukan hal yang susah baginya mendapatkan klub.

''Saya mendapatkan tawaran menangani Gelora Dewata, Denpasar (Bali). Mislan (pemilik klub tersebut) menginginkan saya menjadi pelatih,'' ujar Nino.

Di klub yang kini bermetamorfosis menjadi Deltras tersebut tak dinginnya  tak hilang. Gelora Dewata dibawanya menjadi juara Liga pada 1991. Saat itu, dia dibantu oleh asistennya, Suharno. Kelak dikemudian hari, lelaki asal Klaten tersebut menjadi pelatih terkenal. Sayang, pada 2016, Suharno mendahului menghadapi Sang Khalik.

''Saya mengajaknya menjadi asisten,'' ujar Nino yang kini sudah berusia 80 tahun.

Baginya, Suharno seperti anak. Beberapa hari sebelum meninggal, Suharno datang ke rumah Nino yang berada di kawasan Blimbing, Kota Malang.

''Saya sempat mengingatkan dia soal perutnya yang besar. Saya bilang dijaga makannya,'' kenang bapak tiga anak tersebut.

Usai dari Gelora Dewata, Nino kembali ke kota asalnya, Malang. Dia dipercaya menangani Persema Malang.

Setelah itu, Nino sempat berkelana di beberapa klub. PSID Jombang merupakan salah satu klub yang pernah dilatih.

''Saya sempat juga berkecimpung di organisasi Askot PSSI Malang. Namun, mulai tahun ini (2017), saya memutuskan istirahat,'' ungkap Nino. (*/tamat)









0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com