www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 04 Juli 2017

Dedy Sutanto, Kiper Juara Persebaya yang Nyaris Pensiun Dini (2)

Dedy Sutanto berdiri tengah bersama tim juara 2004
Dapat Tawaran Pindah, Kecelakaan sebelum Kompetisi

Menjadi bagian Persebaya saat juara membuat namanya ikut terangkat. Sebuah tawaran menjadi kiper inti tim Divisi Utama serius menghampiri.
--
SEBUAH ketukan dari dalam membuat Dedy Sutanto beranjak. Sambil membawa sebuah bungkusan kertas cokelat, dia masuk ke sebuah ruangan.

''Bapak, minta makan. Kegiatan sekarang saya lebih banyak di rumah membantu menjaga Bapak,'' ujar Dedy.

Dia kemudian melanjutkan kisahnya. Usai menjadi bagian Persebaya juara Liga Indonesia 2004, Dedy mendapat perintah membela Persebaya Selection yang berlaga di Piala Gubernur.

Selain Dedy ada beberapa pemain Persebaya yang diajak bergabung di Persebaya Selection.Posisi pelatih dipercayakan kepada Lulut Kistono dan Eduard Mangilomi.

Lawan yang dihadapi lumayan berat yakni tim-tim yang selevel dengan Persebaya. Salah satunya Persema Malang.

 ''Saat lawan Persema, main saya lagi enak. Banyak peluag Persema yang saya gagalkan jadi gol,'' ujar lelaki kelahiran 1981 tersebut.

Tapi, siapa sangka, pertandingan lawan Persema itu berlanjut hingga di luar lapangan. Manajemen Persema tertarik memboyong Dedy.

''Mereka mau ke mess Persebaya tapi saya tolak. Ke rumah saja di Bogangin,'' lanjut Dedy.

Persema pun mengirim wakilnya. Hanya, keinginan Dedy pindah tercium pihak manajemen.

 ''Mereka menginginkan saya bertahan,'' ujar Dedy.

Namun, sebelum kembali berkostum Persebaya, petaka menimpa. Dedy mengalami kecelakaan di dekat rumahnya.

 ''Saat hendak keluar gang, ada sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi. Saya langsung tak sadarkan diri  dan bangun sudah dibopong ke pinggir jalan,'' jelas kiper binaan klub internal, Sakti, itu. (*/bersambung)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com