www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Sabtu, 01 Juli 2017

Kashartadi, Si Kijang Solo yang Juara sebagai Pemain dan Pelatih (3)

Kashartadi (kanan) dan Parlin Siagian
Akhirnya Bisa Membela Persis Solo

Lama berkelana membuat Kashartadi rindu pulang. Dengan kemampuan yang dimiliki tak susah baginya bergabung.
--
MASUK skuad juara SEA Games 1991 membuat nama Kashartadi semakin melambung. Banyak klub yang mengincar.

Namun, dari semua klub, Arseto menjadi prioritas. Kok bisa? Ternyata markas klub milik keluaga Cendana itu ada di Solo, kota kelahiran dan kampung halaman Kashartadi.

Masuknya Kashartadi menambah daya gedor Elang Biru, julukan Arseto, semakin tajam. Sebelumnya, Arseto sudah mempunyai senior Ricky Yacob, yang kelak berganti nama menjadi Ricky Yacobi.

 ''Musim 1991/1992,Arseto menjadi juara dan saya bergabung di dalamnya. Akhirnya, saya bisa membawa klub menjadi juara juga,'' jelas Kashartadi.

 KTB memang pernah menjadi juara Galatama. Hanya, itu dilakukan sebelum Kashartadi bergabung.
 Namun, di Arseto pula, karir si Kijang asal Solo tersebut mulai redup. Dia mengalami cedera lutut.
Dia salah tumpuan saat berebut bola dalam pertandingan liga.

''Saya harus istirahat lama. Setelah itu, saya juga pindah klub,'' ungkap Kashartadi saat ditemui penulis di rumahnya di Kwarasan, Grogol, Sukoharjo.

 Gelora Dewata Bali menjadi pelabuhan karir. Ini sekaligus tempatnya mengembalikan kepercayaan diri usai mengalami cedera.

 ''Usai dari Gelora Dewata, saya ke BPD Jateng. Penampilan saya sudah mulai kembali,'' ujar lelaki kelahiran 1970 tersebut.

Ini membuat Arseto kepincut memakai tenaganya lagi. Namun, lagi-lagi klub yang bermarkas di Kadipolo tersebut tak berjodoh dengannya.

 ''Kali kedua saya kembali, Arseto membubarkan diri dan kompetisi juga tak berjalan sampai tuntas di 1997/1998,'' terang Kashartadi.

Nama besarnya tetap tak luntur. Dia berlabuh di Persikabo Kabupaten Bogor dan menjelang akhir karirnya Kashartadi berseragam Persis Solo.

 ''Itu di musim 2002/2003. Kali pertama saya bisa membela Persis. Sejak junior, saya memang belum pernah membelanya,'' ujar bapak dua anak itu.

 Nama Kashartadi selalu terjaga. Oleh daerah Musi Banyuasin, dia didatangkan ke daerah yang masuk provinsi Sumatera Selatan tersebut. (*/bersambung)



0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com