www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com

Selasa, 01 Agustus 2017

Dian Fachrudin, Anak Tuban yang Pernah Berseragam Garuda (1)

Dian (tiga kanan belakang) berseragam Timnas Piala Asia 2007

Dua Kali Bertemu dengan Pelatih yang Sama 

Menjadi juara dan masuk tim nasional bukan sembarang pemain bisa. Namun, seorang Dian Fachrudin perkecualian.
--
POSTURNYA tingi menjulang. Bisa sekitar 180 sentimeter.   Badannya pun tak berotot. Sekilas, orang akan menyangkanya sebagai pebasket atau pemain bola.

Padahal, kedua cabang olahraga itu bukan bidangnya. Sosok lelaki bernama Dian Fachrudin tersebut adalah seorang pesepak bola. Prestasinya pun tak boleh dipandang sebelah mata.

''Saya pernah membawa klub juara dan juga pernah masuk Timnas PSSI,'' kata Dian saat ditemui di Stadion Jenggolo pada Jumat (28/7/2017).

Kedua capaian tersebut menjadi puncak dari perjalanan panjang karirnya di lapangan hijau. Sejak usia belasan, Dian sudah bertekad menjadikan sepak bola bagian dari hidupnya.

 ''Sejak kecil saya bergabung di Esge Tuban. Lulus SMA, baru saya merantau dan langsung jauh,'' ungkap Dian.

Jauh? Ya, karena sejak usia 19 tahun, dia pergi ke Cilegon. Tujuannya menimba ilmu di Krakatau Steel. Cilegon merupakan kabupaten ujung barat Pulau Jawa.

 ''Saya ke sana karena ajakan Joko Driyono (mantan Sekjen PSSI) yang ketika itu masih menjadi manajer PS Krakatau Steel,'' tambah Dian.

 Dia terkoneksi dengan Joko karena istri lelaki yang sering disapa Jokdri tersebut tetangganya di Tuban. Begitu ada tawaran itu, pada 2003, Dian tak menampik.

 ''Bahkan, saat namanya jadi Pelita Krakatau Steel, saya menjadi pemain magang. Pelatihnya Danurwindo,'' kenang Dian.

 Sayang, setelah tak di Pelita KS, dia harus balik ke Tuban. Selama di rumah, Dian mendapat tawaran dari rekannya untuk bergabung dengan klub di Kota Malang.

 ''Bukannya Persema tapi klub internal kompetisi Persema. Dari situ, kemampuan saya terpantau dan bisa masuk ke Persema,'' ujar Dian.

 Ternyata, di Petir Biru, julukan Persema, dia kembali bertemu dengan Danurwindo. Ditangannya, Dian mendapat posisi inti.

 ''Danur (sapaan Danurwindo) cocok dengan cara main saya sebagai pemain belakang. Ini membuat saya jadi starter di Persema,'' ungkap Dian. (*/bersambung)

0 comments:

Posting Komentar

www.pinggirlapangan.com

www.pinggirlapangan.com